Logo Header Antaranews Jateng

Bulog dan Polda alokasikan 78,6 ton beras untuk GPM di Jateng

Jumat, 13 Maret 2026 14:18 WIB
Image Print
Warga membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polda Jateng di halaman Kantor Bulog Jateng di Semarang, Jumat (13/3/2036). (ANTARA/I.C. Senjaya)

Semarang (ANTARA) - Perum Bulog bersama Polda Jawa Tengah menyediakan 78,6 ribu kilogram beras dan 11,2 ribu liter minyak goreng dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di berbagai wilayah di provinsi ini, Jumat.

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latief Usman mengatakan selain beras dan minyak goreng, dalam GPM tersebut juga disiapkan 835 kg telur serta 1.448 kg gula yang bisa dibeli masyarakat untuk menghadapi Lebaran.

"Untuk target penerima manfaat pada hari ini sebanyak 7.800 orang," katanya.

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Tengah dan Bulog untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Lebaran.

Di sepanjang 2025, lanjut dia, Polda bersama Bulog menyalurkan sekitar 52 ribu ton beras dalam program GPM, dari target 11 ribu ton.

Dari penyaluran sebanyak itu, kata dia, tercapai 7,4 juta orang penerima manfaat.

Latief mengatakan pada 2026 ini Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus melanjutkan pelaksanaan program yang bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya itu.

Sementara Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan persediaan cadangan pangan provinsi ini tercatat mencapai 372 ribu ton setara beras.

Ia memastikan cadangan pangan di Jawa Tengah cukup untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

"Tidak perlu panik. Masyarakat umum juga bida mengakses beras SPHP," katanya.

Dalam pelaksanaan GPM tersebut, beras SPHP dijual dengan harga 56 ribu per 5 kg, gula pasir Rp17.500 per kg, dan Minyakita dijual Rp31 ribu per 2 liter.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026