
PLN Jateng pastikan pasokan listrik aman dan andal selama Lebaran

Semarang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah memastikan sistem kelistrikan di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan andal selama periode Siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager PLN UID Jateng Bramantyo Anggun Pambudi, di Semarang, Kamis, menyebutkan proyeksi beban puncak sebesar 3.866 megawatt (MW).
Ia mengatakan sistem kelistrikan memiliki daya mampu pasok mencapai 7.203 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 3.337 MW atau "reserve margin" 46,33 persen yang cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode perayaan Lebaran.
Selain menjaga keandalan sistem, PLN UID Jateng juga melakukan pengamanan pasokan listrik pada 296 lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Lokasi tersebut meliputi 76 tempat ibadah, 126 instansi pemerintah, 19 tempat wisata, 23 "rest area", serta 52 pusat transportasi seperti bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Jateng telah menyiapkan 3.888 personel siaga yang terdiri dari 3.440 tenaga alih daya, 358 pegawai PLN, serta 90 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Menurut dia, seluruh personel disiagakan untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal serta mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.
Kesiapan tersebut juga didukung dengan berbagai peralatan operasional, antara lain 99 posko siaga, 84 unit genset, 43 unit UPS (Uninterruptible Power Supply), 141 unit UGB (Unit Gardu Bergerak), 284 mobil operasional, serta 403 sepeda motor operasional yang tersebar di berbagai wilayah kerja PLN UID Jateng.
"Langkah pengamanan keandalan pasokan listrik ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga mudik Lebaran dapat berjalan dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan," katanya.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, kata dia, PLN UID Jateng juga memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di jalur-jalur strategis.
Saat ini terdapat 305 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jateng, dengan berbagai tipe pengisian mulai dari "Ultra Fast Charging", "Fast Charging", "Medium Charging" hingga "Standard Charging".
Khusus untuk mendukung perjalanan mudik kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jateng, PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU yang tersebar di 24 rest area.
Infrastruktur pengisian daya tersebut terdiri atas 5 unit "Ultra Fast Charging", 17 unit "Fast Charging", 29 unit "Medium Charging", dan 28 unit "Standard Charging" sehingga pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan mudah, cepat, dan nyaman sepanjang perjalanan.
"Melalui kesiapan sistem kelistrikan, dukungan ribuan personel, serta infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang semakin luas, kami berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung kelancaran ibadah Ramadhan, aktivitas masyarakat, serta perjalanan mudik," katanya.
Selain itu, PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal layanan utama untuk mendapatkan informasi kelistrikan maupun melaporkan gangguan secara cepat dan mudah.
Baca juga: PLN UID Jateng & DIY hadirkan terang Ramadan 1447 H lewat program Light Up The Dream di Salatiga
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
