
Gubernur Jateng apresiasi PLN berdayakan tenaga kerja lokal

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) yang memberdayakan tenaga kerja lokal pada program Pelatihan SDM Industri Tekstil dan Alas Kaki.
"Ini sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Tengah," katanya, saat peresmian pelatihan itu, di Semarang, Minggu.
Program Pelatihan SDM Industri Tekstil dan Alas Kaki itu merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng.
"Sinergi antara PLN dan Disperindag Jawa Tengah ini adalah contoh nyata kolaborasi yang kita butuhkan. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bekal keterampilan, tetapi juga memberikan kepastian penyaluran kerja," katanya.
Program pelatihan tersebut diikuti oleh 165 peserta yang berasal dari wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.
Mayoritas peserta merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) serta masuk dalam kategori masyarakat miskin dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Tingginya antusiasme terhadap program tersebut terlihat sejak masa pendaftaran peserta pelatihan dan selama pelaksanaan pelatihan.
Hal yang menjadi daya tarik utama dari program TJSL tersebut adalah kepastian pasca-pelatihan.
Seluruh peserta yang telah menyelesaikan program ini nantinya tidak perlu repot mencari kerja karena akan langsung disalurkan dan ditempatkan di berbagai perusahaan industri alas kaki di Jateng berskala besar yang telah menjadi mitra program.
Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dan penyerapan materi, pelatihan tersebut dibagi ke dalam tiga gelombang (batch).
Melalui sistem pembagian batch, para peserta diharapkan dapat menerima pendampingan teknis secara intensif dan mempraktikkan langsung keterampilan pembuatan alas kaki berstandar industri.
General Manager PLN Pusmanpro Aan Ridhoana Fitriaji menyampaikan bahwa program tersebut merupakan pengejawantahan dari pilar sosial dan ekonomi dalam program TJSL perusahaan.
"PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya.
Program pelatihan itu merupakan wujud nyata kontribusi PLN dalam mendorong kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua.
Melalui keberlanjutan program pelatihan dan penyaluran tenaga kerja ini, PLN Pusmanpro dan Pemprov Jateng berharap dapat terus membangun ekosistem industri yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah kerja operasional perusahaan.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
