Logo Header Antaranews Jateng

Polda Jateng menyiagakan 22.680 polisi saat Operasi Ketupat Candi

Kamis, 12 Maret 2026 08:40 WIB
Image Print
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman (ANTARA/HO-Humas Polda Jateng)

Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah menyiagakan 22.680 polisi yang akan bertugas mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman di Semarang, Rabu, mengatakan kehadiran Polri sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat.

"Oleh karena itu mobilitas di titik-titik strategis seperti pelabuhan, bandara, terminal dan pusat keramaian menjadi prioritas pengamanan," katanya.

Operasi Ketupat Candi, kata dia, rencananya akan digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Ia mengatakan kepolisian menyiapkan berbagai langkah strategis guna mendukung kelancaran operasi.

Menurut dia, penempatan pos-pos pengamanan di lokasi rawan dan strategis, didukung dengan kekuatan pasukan memperkuat pengamanan di lapangan.

Ia menyebut kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Polda Jateng, lanjut dia, juga memberikan perhatian terhadap ketersediaan bahan pokok dan BBM, guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun praktik penimbunan menjelang Lebaran.

Sementara Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas semata, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan masyarakat.

Kehadiran petugas di lapangan, lanjut dia, harus benar-benar bisa dirasakan masyarakat.


Baca juga: Polisi menangkap dua pelaku tawuran pengeroyok Kapolsek Kaliwungu



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026