Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng sediakan 3.400 seats untuk Program Balik Rantau Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 17:47 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perhubungan Jateng Arief Djatmiko. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan 68 unit bus untuk Program Balik Rantau Gratis Lebaran 1447 Hijriah, melengkapi program mudik gratis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Arief Djatmiko di Semarang, Rabu, menyebutkan total kapasitas penumpang untuk bus sebanyak 3.400 seats atau tempat duduk.

Menurut dia, pihaknya juga menyediakan moda transportasi kereta api (KA) untuk program balik rantau gratis sebanyak 320 tempat duduk untuk KA Tawang Jaya Premium.

Ia mengatakan pendaftaran untuk Program Balik Rantau Gratis 2026 dibuka pada 12-13 Maret 2026.

"Tanggal 12 Maret itu pendaftaran untuk kereta api, dan tanggal 13 Maret itu pembukaan pendaftaran untuk bus," kata Miko, sapaan akrabnya.

Untuk pemberangkatan, kata dia, akan dilakukan pada 28 Maret 2026 untuk armada bus, dan 27 Maret 2026 untuk pemberangkatan moda KA.

Bagi masyarakat yang berminat bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi online Pedamateng di laman https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/.

Website Pedamateng merupakan laman resmi milik Provinsi Jateng, yang dikelola Badan Penghubung Jateng untuk mendaftar, serta bisa juga mendaftar di aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni), yang bisa diunduh secara bebas.

Verifikasi pendaftaran akan dilakukan pada 14-16 Maret 2026, kemudian penerbitan e-tiket 17 Maret 2026. Dengan finalisasi persiapan pelaksanaan Balik Rantau Gratis pada 25-26 Maret 2026.

Persyaratannya mudah, yaitu memiliki KTP domisili Jateng, bekerja di sektor informal berpenghasilan rendah, seperti penarik ojek, ART, pedagang asongan, kaki lima, buruh, pengemudi dan lainnya yang dibuktikan dengan dokumentasi yang menjelaskan pekerjaannya.

"Pendaftaran satu keluarga maksimal empat orang. Dan karena ini kan kita berbicara terkait dengan program-program Jateng, harus punya rekening Bank Jateng," jelasnya.

Pemberangkatan utama armada bus melalui Asrama Haji Donohudan Boyolali dengan satelit atau lokasi pemberangkatan terdekat dari Terminal Tipe B Pilangsari Sragen, Terminal Tipe B Tegalgede Kabupaten Karanganyar, Terminal Tipe A Giriadipura Klaten, dan Terminal Tipe A Ir Soekarno Klaten.

Lokasi pemberangkatan bus selanjutnya di Terminal Tipe A Mangkang Kota Semarang dengan satelit dari Terminal Tipe A Kabupaten Demak.

Kemudian, Terminal Tipe A Bulupitu Kabupaten Banyumas dengan satelit dari Kantor Dishub Kabupaten Cilacap, Terminal Kebumen, Terminal Banjarnegara, Terminal Purbalingga.

Selanjutnya juga dilakukan pemberangkatan mandiri melalui Pendapa Kabupaten Blora, Kantor Dishub Kabupaten Magelang, dan Pendapa Kabupaten Kendal.

"Kami komitmen bagaimana membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk meringankan beban mereka," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026