
Pemilir mengapresiasi penyelenggaraan Balik Rantau Gratis 2026

Purwokerto (ANTARA) - Sejumlah pemilir peserta program Balik Rantau Gratis 2026 mengapresiasi penyelenggaraan program yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut karena dinilai sangat membantu dan meringankan biaya perjalanan kembali ke perantauan.
Ditemui saat pemberangkatan bus program Balik Rantau Gratis 2026 di Terminal Bulupitu, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu, salah seorang pemilir asal Purbalingga tujuan Jakarta, Margiati mengaku telah beberapa kali mengikuti program tersebut dan menilai fasilitas yang diberikan cukup baik serta mengalami peningkatan.
"Kayaknya dari fasilitas sama-sama bagus, bahkan sekarang lebih baik. Kadang juga dikasih tentengan seperti kaos, payung, makanan ringan, dan minuman," katanya.
Kendati demikian, dia mengharapkan, jumlah kuota dan armada dapat ditambah karena masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut.
"Kalau daftar online (daring) itu susah, sering 'lag' karena banyak yang akses. Kadang harus nunggu dari pembatalan peserta lain, bahkan sampai seminggu baru ada kabar," katanya.
Peserta lainnya, Yuni mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik dan balik gratis dan merasakan langsung manfaatnya.
"Alhamdulillah sangat membantu sekali. Biasanya saya naik kereta, tapi sering tidak dapat tiket, jadi program ini sangat membantu. Hemat sekali," kata pemilir asal Banyumas yang hendak kembali bekerja di Bekasi Timur.
Peserta lainnya, Asri juga mengapresiasi program tersebut karena dinilai nyaman dan memberikan fasilitas pendukung selama perjalanan.
"Nyaman, dapat makan, minum, dan makanan ringan. Sangat membantu," katanya.
Dia yang telah beberapa kali mengikuti program tersebut menilai fasilitas relatif konsisten dari tahun ke tahun, meskipun jumlah peserta pada arus balik tahun ini lebih banyak.
Dia mengharapkan ke depan mekanisme pendaftaran tidak sepenuhnya dilakukan secara daring agar lebih mudah diakses masyarakat.
"Kalau bisa jangan semuanya online, karena banyak masyarakat bingung. Lebih baik ada pendaftaran offline juga supaya lebih mudah," katanya.
Program Balik Rantau Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat usai libur Lebaran sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan dan kepadatan arus balik di jalur darat.
Berdasarkan data, jumlah armada program Balik Rantau Gratis 2026 yang diberangkatkan dari Terminal Bulupitu, Purwokerto, Sabtu (28/3), sebanyak 21 bus, dua unit di antaranya menuju Bandung dan selebihnya ke Jakarta dengan total peserta 1.047 orang.
Baca juga: Bupati Banyumas tekankan efisiensi anggaran dalam kegiatan perjalanan dinas
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
