Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang : Peduli lingkungan bagian mitigasi bencana

Rabu, 22 April 2026 02:34 WIB
Image Print
Berbagai unsur melakukan bersih-bersih Kali Bening Kota Magelang dalam rangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 tingkat Kota Magelang di Magelang, Selasa (21/4/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang mengatakan kegiatan berbagai elemen masyarakat terkait dengan peduli terhadap lingkungan menjadi bagian penting dari mitigasi bencana di daerah setempat.

“Kita tidak hanya memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), tetapi juga mengimplementasikan makna kesiapsiagaan itu sendiri. Menjaga kebersihan sungai merupakan bagian penting dari upaya mengurangi risiko bencana, khususnya banjir,” kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis diterima di Magelang, Selasa (21/4).

Ia mengatakan hal itu saat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 tingkat Kota Magelang ditandai dengan apel kesiapsiagaan bencana dirangkaikan dengan kegiatan "Resik Kali" di Saluran Kali Bening, Kelurahan Cacaban, Kota Magelang, Selasa (21/4/), diikuti jajaran Pemerintah Kota Magelang, unsur TNI/Polri, para camat dan lurah, relawan kebencanaan, serta masyarakat.

Sekitar 100 personel berasal dari berbagai unsur mengikuti kegiatan bersih-bersih Kali Bening Kota Magelang.

Kota Magelang, katanya, memiliki potensi risiko bencana, seperti banjir, longsor, dan gempa, yang harus diantisipasi sejak dini.

Ia mengajak masyarakat menerapkan tiga langkah sederhana dalam mitigasi bencana, yaitu mengenali risiko di lingkungan sekitar, memahami jalur evakuasi, serta siap menyelamatkan diri melalui latihan dan simulasi yang berkelanjutan.

“Bencana seringkali berawal dari hal kecil yang diabaikan, seperti membuang sampah sembarangan. Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menyebabkan banjir saat hujan deras. Karena itu, menjaga lingkungan sama dengan menjaga keselamatan kita sendiri,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi pada puncak peringatan HKB pada 26 April 2026, pukul 10.00 WIB dengan membunyikan sirine atau kentongan secara serentak serta melakukan simulasi evakuasi mandiri di lingkungan masing-masing.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang Hadi Sutopo mengatakan peringatan HKB Tahun 2026 mengusung tema “Siap untuk Selamat” mengandung pesan bahwa kesiapan menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana.

Rangkaian kegiatan HKB di Kota Magelang juga telah diisi dengan dialog interaktif di Radio Magelang FM bertema “Membangun Kesiapsiagaan Sejak Dini” sebagai upaya edukasi kepada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan ini, dia mengharapkan, kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana semakin meningkat sehingga daerah setempat dapat menjadi kota tangguh bencana.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026