Logo Header Antaranews Jateng

PDAM Semarang bidik pelanggan menunggak tagihan

Senin, 9 Maret 2026 21:21 WIB
Image Print
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan bersama jajaran, di Semarang, Senin, saat menggelar konferensi pers terkait "Operasi Ketupat" untuk menerbitkan pelanggan yang menunggak. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menggelar "Operasi Ketupat" untuk menertibkan para pelanggan yang menunggak pembayaran.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan, di Semarang, Senin, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan langkah tegas untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan.

Sekaligus, kata dia, menegakkan rasa keadilan bagi pelanggan yang selama ini disiplin membayar tepat waktu.

"Kami menyasar sekitar 14.000 sambungan rumah atau sekitar 7 persen dari total pelanggan, dengan potensi tunggakan mencapai Rp3 miliar," katanya.

Kegiatan yang dimulai Senin (9/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026) itu menyasar pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran di atas tiga bulan.

"Semangatnya adalah menyambut Idul Fitri dengan lahir dan batin yang suci. Pelayanan airnya baik, ibadahnya pun tenang," kata Ady.

Berdasarkan data sebaran, wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur tercatat sebagai daerah dengan tingkat tunggakan tertinggi untuk kategori rumah tangga

Ia menegaskan bahwa petugas akan memberikan sanksi langsung di tempat bagi pelanggan yang tidak segera melunasi kewajibannya.

"Sanksinya tegas. Apabila hari ini dikunjungi dan tidak melakukan pembayaran hingga sore hari, maka petugas akan melakukan pemutusan sambungan air minum saat itu juga," katanya.

Tagihan yang harus dibayar, kata dia, mencakup total rekening, beserta denda keterlambatan setiap bulannya.

Ia menyadari bahwa sebagian pelanggan mungkin terlupa atau sengaja menunda pembayaran hingga tiga bulan.

Padahal, kata dia, dukungan finansial dari pelanggan berupa pembayaran layanan sangat krusial bagi keberlangsungan operasional pelayanan air bersih di Kota Semarang.

PDAM Kota Semarang juga memastikan pasokan air bersih bagi warga Semarang akan tetap aman selama masa libur Lebaran mendatang.

"Kami akan menyiapkan petugas piket Lebaran yang terbagi dalam tiga shift untuk menjamin kelancaran air 24 jam nonstop. Bagi warga yang mudik ke Semarang, kami siapkan layanan yang kontinyu," katanya.

Selain itu, Ady mengimbau kepada pelanggan yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar tidak lupa mematikan seluruh keran air agar tidak mengakibatkan tagihan membengkak.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026