
PDAM Semarang atasi pipa bocor di Semarang Barat

Semarang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang melakukan "switching" atau pengalihan jalur distribusi air untuk menangani pelanggan yang terdampak kerusakan pipa di wilayah Semarang Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal Hariyadi di Semarang, Minggu, menjelaskan bahwa gangguan pasokan air bersih itu disebabkan akibat pecahnya pipa transmisi utama milik PT Air Semarang Barat (ASB).
PT ASB merupakan mitra PDAM Kota Semarang yang mengolah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Jatibarang, dan pipa yang pecah berlokasi di area Jembatan Tiga, Bambankerep, Semarang Barat.
Ia menjelaskan "switching" jalur distribusi air itu merupakan langkah kedaruratan untuk membantu sekitar 40.000 pelanggan yang terdampak dan mengalami gangguan air bersih sejak Sabtu (23/5) sore.
"Pasokan air Semarang Barat dialihkan sementara dari TGM Gunungpati dan IPAM Kaligarang," katanya, seraya menyebutkan langkah tersebut mampu menjangkau 30 persen pelanggan terdampak.
Kemudian, enam armada mobil tangki PDAM dikerahkan nonstop sejak Sabtu (23/5) sore untuk menyuplai area terdampak secara bergantian.
Lebih jauh, ia memastikan kondisi air baku dinyatakan sangat aman, serta melimpah, dan kendala murni hanya pada jaringan pipa transmisi.
Direktur Utama PT ASB Yudi Nurpriantono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi di luar kendali tersebut.
"Kami mohon maaf atas terputusnya aliran yang memang tidak bisa kita hindari dan duga karena kondisi alam. Tanah di daerah Jembatan Tiga ini selalu bergerak, terutama akibat perubahan cuaca dan intensitas hujan," katanya.
Menurut dia, pergerakan tanah itulah yang membuat pipa ikut bergeser hingga mencari titik terlemahnya, dan menyebabkan kerusakan, meliputi pipa yang pecah, gangguan pada sambungan, hingga kebocoran komponen flange (piringan penyambung pipa).
Ia mengakui proses perbaikan memerlukan waktu karena terkendala medan yang sangat curam di bawah jembatan sehingga ekskavator dan alat berat membutuhkan waktu ekstra untuk mencapai titik kerusakan.
Mengingat diameter pipa transmisi yang sangat besar, perbaikan tidak bisa dilakukan secara manual, dan difokuskan perbaikan "packing" dan pengelasan, bukan penggantian pipa secara menyeluruh.
Untuk jangka panjang, PT ASB berencana mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta pada Senin (25/5), untuk memeriksa bentangan pipa sepanjang 120 meter yang masuk dalam zona rawan tanah bergerak tersebut.
Terpisah, Kepala Humas PDAM Kota Semarang Charisma Mayang Sari menegaskan bahwa bantuan air bersih melalui mobil tangki diberikan secara gratis khusus bagi pelanggan yang terdampak.
"Karena jumlah pelanggan yang terdampak cukup besar, pengiriman air tangki akan dilakukan secara berurutan skala prioritas," katanya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih darurat dapat menghubungi layanan pelanggan 24 jam melalui kontak WA/Call Center 0811-2680-060 dan nomor bebas pulsa 0800-1503-888.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
