Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang: Operasi pasar tekan kenaikan harga jelang Ramadhan 2026

Kamis, 5 Februari 2026 08:51 WIB
Image Print
Seorang pedagang bumbu dapur melayani konsumen di pasar tradisional Batang, Jateng. ANTARA/Kutnadi

Batang, Jawa Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyiapkan skema pelaksanaan operasi pasar murah sebagai upaya menekan kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Batang Abu Hurairah di Batang, Jateng, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya menjalin komunikasi yang intensif dengan sejumlah dinas dan instansi terkait sebelum menggelar pasar murah.

"Diprakirakan saat memasuki bulan suci Ramadhan masih musim hujan dan rawan banjir, sehingga kami perlu berkoordinasi dengan Bulog, Disperindagkop, dan Dinas Perhubungan untuk memastikan komoditas pokok terdistribusi dengan baik dan lancar," katanya.

Menurut dia, sejumlah komoditas pokok menjadi perhatian menjelang Ramadhan agar ketersediaan dan harga tetap terjaga dengan rencana menggelar pasar murah.

Harga komoditas pokok, kata dia, akan cenderung mengalami kenaikan hingga 25 persen seperti cabai dan telur saat memasuki Ramadhan.

"Akan tetapi, kami berharap dengan adanya kegiatan pasar murah nanti, kenaikan harga komoditas pangan dapat ditekan," katanya.

Pedagang sayuran Ella mengaku sejumlah komoditas pokok seperti cabai hingga bawang merah mulai mengalami kenaikan harga.

Harga cabai rawit merah semula Rp60 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram, cabai rawit dan cabai keriting Rp50 ribu per kilogram, serta telur kini masih Rp28 ribu per kilogram.

"Akan tetapi, harga telur kemungkinan terus melonjak bisa mencapai Rp32 ribu per kilogram sedangkan cabai rawit merah mampu mencapai Rp100 ribu per kilogram saat memasuki Ramadhan hingga Lebaran nanti," katanya.


Baca juga: Bulog Tegal jamin stok pangan cukup dan aman jelang Ramadhan 1447 H



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026