Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang memperkuat sinkronisasi perencanaan APBD 2026

Rabu, 4 Februari 2026 08:48 WIB
Image Print
Bupati Batang Faiz Kurniawan saat memberikan sambutan saat Rakor Pok di Batang, Selasa (3/2/2026). (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memperkuat sinkronisasi perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2026 dan mendorong kemandirian fiskal daerah di tengah ketidakpastian transfer keuangan dari Pemerintah pusat.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pemkab memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang mandiri secara fiskal dibanding sejumlah daerah lain.

"Yang paling fundamental di tengah ketidakpastian transfer keuangan daerah dari pusat maka mau tidak mau daerah harus mampu mandiri secara fiskal," katanya.

Ia mengatakan, probabilitas untuk menjadi mandiri ada, tinggal bagaimana mewujudkannya karena daerah memiliki kelebihan.

"Oleh karena itu, peluang tersebut harus diiringi dengan perencanaan dan penganggaran yang semakin tertib dan terukur," katanya.

Ia mengaku, masih adanya ketidaksinkronan data antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Menurut dia, proses perencanaan mulai dari tahap perumusan program di Bapperida, penyusunan KUA-PPAS hingga penganggaran dan pelaksanaan harus berjalan dalam satu alur yang selaras.

"Memang masih ada beberapa kegiatan yang muncul di luar perencanaan. Ke depan, hal seperti itu kami harapkan tidak terjadi lagi," katanya.

Faiz Kurniawan menilai sinkronisasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci agar pelaksanaan program lebih efektif dan tidak menimbulkan persoalan di tengah tahun anggaran berjalan.

Selain isu fiskal dan perencanaan, kata dia, pentingnya perkembangan digitalisasi layanan pemerintahan dan komunikasi publik.

"Kami mendorong OPD lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi kebijakan maupun kegiatan kepada masyarakat. Saya sudah minta sejak sekitar enam bulan lalu agar OPD aktif berkomunikasi terkait kegiatan dan kebijakan," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang anggarkan normalisasi Sungai Gendingan Rp9 miliar cegah banjir



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026