Logo Header Antaranews Jateng

BPBD Kabupaten Temanggung minta warga di kawasan longsor selalu waspadai cuaca ekstrem

Jumat, 5 Desember 2025 10:51 WIB
Image Print
Warga menyaksikan evakuasi mobil bak terbuka yang mengalami kecelakaan di lokasi jalan longsor di lereng Gunung Prau Desa Tempelsari, Tretep, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2025). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan pihak terkait mengimbau warga untuk selalu waspada dan berhati-hati karena wilayah tersebut merupakan daerah rawan bencana tanah longsor terutama saat curah hujan tinggi. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.

Temanggung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) Totok Nursetyanto meminta masyarakat yang tinggal di kawasan longsor seperti di perbukitan kabupaten setempat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Jumat, menyampaikan wilayah potensi longsor di daerah itu, antara lain wilayah Kaloran , Tretep, Wonoboyo, Gemawang, Bejen, dan Kandangan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat di daerah tersebut untuk tetap berhati-hati pada musim hujan kali ini, terutama jika terjadi hujan cukup lama," katanya.

Ia menyampaikan untuk mengantisipasi hal tersebut, Kabupaten Temanggung hingga Februari 2026 memberlakukan siaga darurat.

"Beberapa potensi wilayah dianggap berisiko tinggi kita peringatkan. Kami sampaikan kepada pihak kecamatan yang rawan longsor ini dengan melihat kondisi topografi masing-masing," katanya.

Ia menyampaikan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan longsor jika terjadi hujan cukup lama sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Kami berharap semua dalam keadaan aman, yang penting kita selalu waspada dan tanggap terhadap situasi," katanya.



Baca juga: Pemkab Temanggung siapkan 21 objek wisata pada libur Nataru



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026