Logo Header Antaranews Jateng

Unsoed gelar Eksibisi Sinar dorong inovasi ketahanan pangan

Rabu, 3 Desember 2025 18:18 WIB
Image Print
Peserta Eksibisi Sinar (Soedirman Nyalakan Asa Rakyat) antusias mengikuti workshop pembuatan keju di Graha Widyatama Rubijanto Misman Unsoed, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/12/2025) ANTARA/HO-Unsoed
Kami berharap gerakan ini menjadi penyala harapan rakyat menuju Indonesia yang berdaulat pangan

Purwokerto (ANTARA) - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Eksibisi Sinar (Soedirman Nyalakan Asa Rakyat) bertema “Mengukir Jejak Sains untuk Ketahanan Pangan” sebagai puncak kampanye Resona Saintek: Unsoed Berdampak, Desa Bergerak.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Widyatama Rubijanto Misman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, menjadi ajang unjuk karya akademisi, peneliti, dan inovator Unsoed yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan nasional.

Program ini didukung Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Semesta Resona Saintek.

Ketua Program Kampanye Resona Unsoed Dr. Dian Bestari Santi Rahayu mengatakan kampanye Unsoed Berdampak, Desa Bergerak bertujuan membumikan sains dan teknologi agar berbagai inovasi dari perguruan tinggi dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca juga: Unsoed perkenalkan konsep halal kepada anak usia dini lewat sains

“Kami terus mendorong ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna yang mampu menghadirkan solusi bagi warga, terutama dalam isu ketahanan pangan,” katanya.

Eksibisi tersebut menampilkan pameran poster dan produk inovasi, gelar wicara inspiratif, workshop, serta pengumuman kompetisi video ketahanan pangan yang diikuti 105 mahasiswa dari berbagai program studi.

Pada sesi gelar wicara, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed Dr. E. Yanuar Eko Restianto, S.E., M.Acc., Ak, membawakan materi “Agripreneur Muda: Bisnis Pangan di Era 5.0” yang mengulas peluang usaha pangan berbasis teknologi.

Adapun Muzakki Lazuardy, S.P dari Okazaki Farm mengajak generasi muda melihat profesi petani sebagai karier yang berkelanjutan melalui topik “Kenapa Jadi Petani itu Pilihan Karir Paling Sustainable?”.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pengalaman praktis lewat workshop pembuatan keju dan susu yang dipandu Dr. Hermawan Setyo Widodo dari Fakultas Peternakan Unsoed. Workshop tersebut mengajarkan teknik dasar pengolahan dairy yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Baca juga: Unsoed raih predikat unggul Simkatmawa untuk pertama alinya

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas Unsoed Prof. Dr. Sos. Waluyo Handoko, SIP., M.Si. memberikan apresiasi terhadap kampanye Resona Saintek yang dinilai berhasil memperkuat publikasi inovasi Unsoed terkait kemandirian pangan sebagai program prioritas nasional.

“Kami berharap gerakan ini menjadi penyala harapan rakyat menuju Indonesia yang berdaulat pangan,” katanya.

Eksibisi Sinar melibatkan lebih dari 400 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai upaya memperkuat sinergi perguruan tinggi dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengenal berbagai riset, inovasi, dan peluang kewirausahaan di bidang pangan.

Baca juga: Indosat dan Unsoed gelar IDCamp untuk ciptakan talenta digital AI
Baca juga: Unsoed tingkatkan pemahaman masyarakat tentang produk halal



Pewarta:
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026