Logo Header Antaranews Jateng

PLN Jateng-DIY gerak cepat amankan kelistrikan di sejumlah lokasi banjir Semarang

Jumat, 31 Oktober 2025 11:56 WIB
Image Print
PLT Lurah Kaligawe Sukiswo (kiri) saat menjelaskan kondisi saat ini kepada General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi (kedua dari kiri) bersama jajaran PLN Group di kantor Kelurahan Kaligawe Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/10/2025). ANTARA/HO-PLN

Semarang (ANTARA) - PLN Jawa Tengah-DIY bergerak cepat mengamankan kelistrikan di sejumlah lokasi banjir di Kota Semarang, seperti kawasan Jalan Kaligawe, Muktiharjo, Sawah Besar, Padi Kapas, Genuksari, Jalan Widuri, Tlogosari Kulon, serta beberapa wilayah di Kabupaten Demak.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi di Semarang, Jumat mengatakan selain melakukan pengawasan dan patroli di kawasan terdampak, PLN juga menyalurkan 250 paket sembako bagi warga yang terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, teh, mi instan, dan sarden. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kelurahan Kaligawe yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Lurah Kaligawe Sukiswo.

Ia menyampaikan banjir kali ini merupakan yang terparah dengan ketinggian air mencapai lebih dari 90 cm.

"Kami mengucapkan terima kasih atas gerak cepat PLN dan bantuan yang diberikan. Hal ini sangat meringankan beban kami, warga terdampak banjir," katanya.

Sementara itu, ia juga berkesempatan meninjau langsung dan menyerahkan bantuan di lokasi banjir. Ia mengatakan dalam situasi banjir seperti saat ini, keselamatan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik.

"Jika instalasi listrik PLN atau rumah warga terendam banjir, kami akan memutus sementara aliran listrik demi keselamatan bersama hingga genangan surut dan kondisi dinyatakan aman. Berdasarkan pemantauan terhadap kondisi di wilayah Semarang Utara dalam kurun waktu terakhir, dan setelah berkoordinasi dengan instansi terkait kondisi masih kami kategorikan aman sehingga listrik belum ada yang kami padamkan," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik tegangan menengah (JTM). Ia meminta kepada masyarakat segera melapor ke PLN jika ada pohon, bangunan, spanduk, atau material lain yang berpotensi mengenai jaringan listrik agar dapat ditangani oleh tenaga profesional.

"Listrik bisa sangat berbahaya jika ditangani tanpa keahlian. Kami selalu mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah menangani potensi bahaya kelistrikan, terutama pada trafo, jaringan listrik, dan stop kontak saat terjadi banjir atau bencana alam. Segera matikan listrik dari MCB di kWh meter jika ketinggian air banjir mulai meningkat," katanya.

Ia menambahkan jika menemukan potensi bahaya kelistrikan, masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile pada menu 'Pengaduan' lalu 'Layanan Kelistrikan', atau menghubungi Contact Center PLN 123. Aduan juga dapat disampaikan melalui media sosial resmi PLN di @pln_123official.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026