
PWI Banyumas harapkan kongres jadi momentum rekonsiliasi organisasi

Purwokerto (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengharapkan Kongres Persatuan PWI 2025 dapat menjadi momentum rekonsiliasi agar dualisme kepengurusan di tingkat pusat segera berakhir dan organisasi kembali solid.
"PWI Banyumas berharap supaya dualisme yang terjadi di pusat bisa menyatu. Hal ini bagian dari upaya rekonsiliasi agar program dan visi-misi organisasi lebih mudah diwujudkan," kata Ketua PWI Kabupaten Banyumas Lilik Darmawan di Purwokerto, Banyumas, Jumat.
Ia menilai rekonsiliasi menjadi kunci penting bagi keberlangsungan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.
Jika kepengurusan PWI pusat sudah solid, kata dia, keberadaan PWI di daerah tidak lagi dibingungkan dengan pilihan untuk mengikuti salah satu kubu.
"Selama ini di daerah masih ada yang bingung harus ikut ke mana. Kalau kepengurusan pusat sudah menyatu, administrasi seperti pengurusan kartu anggota dan hal-hal lain akan lebih mudah," katanya menjelaskan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PWI Banyumas menginginkan adanya kepengurusan baru yang mampu menyatukan semua pihak sehingga roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan konsisten.
Terkait calon ketua umum yang dinilai mampu mempersatukan PWI, Lilik tidak menyebutkan nama tertentu, namun ia menekankan pentingnya memilih kandidat yang bisa membawa organisasi kembali solid.
"Siapa pun yang terpilih nantinya, yang penting bisa menyatukan. Itu yang paling utama, tegasnya.
Menurut dia, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan peserta kongres yang memiliki hak suara.
Ia mengharapkan hasil kongres nanti membawa semangat baru bagi PWI di seluruh Indonesia, termasuk di tingkat daerah.
Kongres Persatuan PWI 2025 dilaksanakan di Gedung BPPTIK Kementerian Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 29-30 Agustus 2025.
Pelaksanaan kongres ini akan memilih Ketua Umum PWI periode 2025-2030 setelah konflik internal yang melahirkan dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.
Baca juga: PWI Surakarta komitmen jaga kesinambungan SDM di sektor kuliner
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
