Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terus memperkuat dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak di daerah.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif pemerintah pusat yang dalam pelaksanaannya melibatkan unsur swasta, TNI, serta berbagai pihak terkait.
"Daerah hanya bertindak sebagai penerima manfaat namun tentu saja kami sangat mendukung program MBG ini. Ini adalah langkah baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak," katanya.
Menurut dia, pihaknya akan memastikan dapur Makan Bergizi Gratis mampu memenuhi standar kebersihan dan kualitas pangan agar menu makanan yang disajikan memenuhi gizi.
"Kami tidak ingin makanan yang disajikan kualitasnya rendah karena selain tidak memberi manfaat maka hal itu bisa membahayakan kesehatan anak-anak jika pengelolaannya tidak higienis," katanya.
Wakil Bupati Pekalongan Sukirman yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima mandat dari Pemerintah Provinsi Jateng untuk menambah jumlah dapur MBG di daerahnya.
"Target kami mencapai 78 titik dapur. Saat ini, tiga titik sudah beroperasi dan tiga lagi sedang dalam tahap persiapan sedang sisanya akan terus ditambah secara bertahap," katanya.
Selain itu, pihaknya juga sedang menilai kelayakan tiga lokasi baru yang telah disiapkan untuk pembangunan dapur umum tambahan program Makan Bergizi Gratis tersebut.
"Pembangunan tersebut nantinya akan dilakukan langsung oleh pemerintah pusat. Dengan dukungan infrastruktur dan pengawasan yang ketat, kami optimistis program MBG akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di masa mendatang," katanya.
Baca juga: Iwapi dukung Program MBG di Jateng

