
Gerakan "Nyapu Bareng" perkuat komitmen jaga keindahan-kenyamanan kota

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang menyatakan gerakan "Nyapu Barang sebagai bagian dari program unggulan"Ngrawat Magelang" memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keindahan dan keindahan kota setempat.
"Kita melanjutkan semangat kemerdekaan bukan dengan bambu runcing, tetapi dengan sapu, senyum, dan aksi nyata merawat kota ini. Mari kita jadikan ini budaya, bukan hanya kegiatan sesaat," kata Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Selasa.
Pemkot Magelang bersama masyarakat menggelar kegiatan "Nyapu Bareng" yang dipusatkan Alun-Alun Kota Magelang. Kegiatan antara lain diikuti Wakil Wali Sri Harso, pejabat Forkompimda Kota Magelang, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, instansi swasta, tokoh masyarakat, pelajar, dan masyarakat di tingkat RT dan RW di daerah itu, secara serentak di berbagai lokasi. Mereka membersihkan sampah di halaman rumah, jalan, dan fasilitas umum di lingkungan masing-masing.
Ia mengatakan masyarakat dan pemkot mengadakan kegiatan itu yang untuk selanjutnya dilakukan secara rutin.
"'Nyapu Bareng' adalah simbol bahwa masyarakat dan pemerintah bersama-sama menjaga kebersihan, mulai dari rumah, lingkungan, jalan, hingga kantor," kata dia.
Dia mengepresiasi seluruh warga yang peduli terhadap program itu agar Kota Magelang tetap indah, damai, dan sehat.
Gerakan itu, kata dia, bukan sekadar membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga membangun komitmen warga dalam menjaga keindahan dan kenyamanan kota.
Dia juga mengharapkan, gerakan itu menciptakan Kota Magelang yang bersih, hijau, tertib, dan membanggakan generasi mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang Makhmud Yunus menjelaskan gerakan "Nyapu Bareng" wujud nyata kolaborasi lintas sektor.
"'Ngrawat Magelang' ini melibatkan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat. Yang terbesar kita pusatkan di Alun-Alun Kota Magelang, namun kegiatan serupa juga dilakukan di setiap lingkungan RT dan RW serta kelurahan," katanya.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
