Logo Header Antaranews Jateng

Didi Bantah Tudingan Nazaruddin Terima 5.000 Dolar AS

Rabu, 29 Februari 2012 16:56 WIB
Image Print

"Tudingan itu tidak benar. Nazaruddin terlalu mengada-ada," kata Didi Irawadi Syamsuddin kepada pers di Gedung mgklDPR RI, Jakarta, Rabu, menjawab pertanyaan pers.

Menurut Didi, uang 5.000 dolar AS itu tidak besar, dan dia bisa dapat dari usaha yang lain.

Ia menambahkan, jika dirinya terkait dengan tudingan Muhammad Nazaruddin, dirinya sudah duduk manis dan tidak berani berhadapan dengan pers.

"Saya tetap seperti biasa, itu artinya tudingan Nazaruddin tidak benar," kilahnya.

Anggota Komisi III DPR RI menambahkan, Nazaruddin menuding dirinya mungkin karena selama ini ia bersikap kritis terhadap Nazaruddin.

"Saya tidak tahu mengapa Nazaruddin membawa-bawa nama saya. Aapakah dia sudah kebingungan karena posisinya semakin sulit atau ingin mengalihkan isu," ucapnya.

Didi menambahkan, dia tidak mau berspekulasi mengapa Nazaruddin menuding dirinya.

Sebelumnya, mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, menuding Didi Irawadi Syamsuddin sebagai koruptor dan telah menerima uang 5.000 dolar Amerika Serikat.

Menurut Nazaruddin, uang 5.000 dolar Amerika Serikat itu diberikan menjelang masa reses pada tahun 2000, ketika dirinya masih menjadi anggota DPR RI.

"Didi yang membagi-bagikan uang itu ke beberapa anggota Komisi III DPR," kata Nazaruddin menjelang sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu.

Nazaruddin menegaskan, kalau Didi Irawadi membantahnya, ia mengancam akan membuka semua informasinya.



Pewarta:
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026