Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Semarang optimalkan lahan tidur untuk pertanian jagung

Kamis, 10 Juli 2025 11:47 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat penanaman jagung di Lahan Agro Purwosari, Mijen, Semarang. (ANTARA/HO-Pemkot Semarang)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengoptimalkan lahan tidur yang ada untuk ditanami pertanian komoditas produktif seperti jagung sebagai bentuk dukungan untuk Jawa Tengah yang menjadi lumbung pangan nasional.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti di Semarang, Kamis, mengatakan Kota Semarang memiliki kontribusi, salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan lahan-lahan tidur agar bisa digunakan untuk menanam komoditas seperti jagung.

Sejauh ini Dinas Pertanian Pemkot Semarang telah melakukan penanaman jagung di lahan tidur di Agro Purwosari, Mijen. Karenanya, Agustina mengajak warga untuk melakukan langkah sama, memanfaatkan lahan-lahan tidur mereka untuk melakukan penanaman komoditas produktif itu.

"Sebagai bagian dari warga Kota Semarang kita harus bangga ya, enggak kalah. Kita juga punya lahan pertanian walaupun kecil. Tapi nantinya kita akan kembangkan bagaimana caranya lahan-lahan yang tidur bisa juga ditanami jagung," katanya.

Agustina juga mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Kapolri yang mendorong penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan petani lokal. Penanaman komoditas jagung tersebut rencananya juga akan dilakukan di lahan-lahan tidur milik kepolisian hingga ke lahan-lahan tidur di kelurahan/kecamatan, seperti lahan bengkok.

Meski menghadapi tantangan dari sisi keterbatasan lahan, katanya, Pemkot Semarang tetap berupaya maksimal memberikan dukungan terhadap program tersebut. Langkah tersebut sejalan dengan semangat pemkot untuk berkontribusi dalam program strategis nasional, terutama di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan petani di daerah.

Meski dikenal sebagai kota metropolitan dengan dominasi kawasan permukiman, industri, perdagangan, Semarang masih menyimpan kantong-kantong pertanian yang potensial.

Melalui kolaborasi lintas sektor, komitmen yang kuat dan semangat kemandirian, ia mengatakan yakin Kota Semarang akan membuktikan bahwa perannya dalam mendukung swasembada pangan tetap signifikan.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi mengatakan langkah Wali Kota Semarang yang memberikan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan melalui penambahan lahan penanaman jagung di sejumlah kecamatan di Kota Semarang patut diapresiasi.

"Alhamdulillah, Bu Wali Kota juga sudah memberikan informasi kepada saya bahwa Insya-Allah, di beberapa wilayah kecamatan di Semarang ini juga akan ditambah beberapa lahan-lahan yang bisa kita kelola untuk penanaman jagung. Dan ini sangat kami apresiasi," katanya.

Menurut dia, komitmen Pemkot Semarang akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah produksi jagung lokal tahun ini.

Hal tersebut sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Artinya, Bu Wali Kota juga memberikan perhatian serius terkait dengan program ini, dan harapannya tentu saja bisa menambah kuantitas dari pada jumlah panen jagung di Kota Semarang tahun 2025 ini," katanya.

Baca juga: Budi Prakosa dilantik jadi Pj Sekda Kota Semarang



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026