
UMS studi banding di Unida untuk tingkatkan kemampuan debat Bahasa Arab

Solo (ANTARA) - Unit Kegiatan Mahasiswa Ndyul Munzoroh lil Lughoti Al-‘Arabiyyah (NAMLAH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan studi banding ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor untuk meningkatkan kemampuan debat Bahasa Arab.
Ketua Umum UKM NAMLAH Muhammad0 Thoriq Al Farisi di Solo, Jawa Tengah, Kamis mengatakan kegiatan yang sudah terlaksana minggu lalu tersebut bertema Membangun Argumentasi dan Ekspresi: Menyatukan Debat dan Bahasa Arab. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota UKM NAMLAH periode 2025.
Ia mengatakan studi banding tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas keilmuan anggota melalui pembelajaran bersama dan pertukaran pengalaman dengan UKM Al Hikmah Unida. Ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan momen tersebut sebaik mungkin.
“Jangan sampai kita keluar dari ruang acara itu tanpa membawa apa-apa, kecuali ilmu yang banyak dan bermanfaat,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Divisi Eksternal Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Unida Fauzi Ahmad Ramdhani berharap kerja sama antara UKM NAMLAH dan Al Hikmah dapat terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran bersama.
Kegiatan studi banding diikuti 29 peserta dari UKM NAMLAH. Acara ini merupakan program kerja tahunan yang mencakup sparing debat serta sesi berbagi pengalaman dalam pengembangan minat dan bakat berbahasa Arab.
Anggota UKM NAMLAH Brama Firman Ghani menjadi pembicara dalam sesi debat mengaku antusias mengikuti kegiatan ini.
“Saya sangat gembira dengan kesempatan ini karena mendapat pengalaman baru dan bisa berbicara di depan banyak orang,” katanya.
Pembicara lain dari UKM NAMLAH Muh Hidayat Yunus mengaku senang bisa belajar dari UKM Al Hikmah UNIDA Gontor yang memiliki wawasan dan pengalaman luas dalam debat Bahasa Arab.
Ia berharap studi banding yang sudah terlaksana minggu lalu tersebut bisa memacu semangat dalam mengembangkan kemampuan debat di kalangan anggota.
Ke depan, UKM NAMLAH UMS berkomitmen untuk terus membina keterampilan berbahasa Arab melalui program-program yang kompetitif dan kolaboratif. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat relasi antarkampus tetapi juga melahirkan generasi muda yang unggul dalam literasi dan diplomasi Bahasa Arab di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
