Logo Header Antaranews Jateng

Legislator: Kembangkan pariwisata dengan cara kreatif

Sabtu, 24 Mei 2025 06:31 WIB
Image Print
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena saat melihat lukisan-lukisan hasil karya seniman yang mengikuti pergelaran "Painting on the Spot (OTS) 2 Tahun 2025" di Goa Maria Kerep Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/5/2025). ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait di daerah untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan cara yang kreatif.

"Saya sekarang ada di Goa Maria Kerep Ambarawa. Di sini lagi ada acara Painting on the Spot (OTS) 2 Tahun 2025," kata Samuel Wattimena di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (23/5) malam.

Menurut dia, konsep Painting on the Spot sangat bagus karena mengajak para pelukis dari berbagai daerah di Indonesia untuk datang dan berpartisipasi melukis spot-spot wisata di Kabupaten Semarang.

Spot-spot wisata itu, di antaranya Stasiun Jambu, Museum Palagan, Benteng Pendem atau Benteng Fort Willem I di Ambarawa, Gereja Jago, Patung Sudirman, sampai nanti di Rumah Batik, Rumah Jagal, Pasar Projo, hingga ke Rawa Pening.

Setidaknya ada 276 pelukis dari Pulau Jawa dan Bali yang diajak berpartisipasi untuk melukis objek wisata di Kabupaten Semarang secara on the spot atau langsung di tempat, kemudian hasilnya dipamerkan di Goa Maria Kerep Ambarawa.

"Jadi, Painting on the Spot ini adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang untuk mensyiarkan, menyebarluaskan berbagai objek-objek pariwisata di Kabupaten Semarang," katanya.

Samuel Wattimena mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu contoh pemasaran potensi pariwisata daerah secara kreatif sebab berpotensi mendatangkan banyak orang, sekaligus mengenalkan objek-objek wisata yang ada.

"Tentunya gambar-gambar ini kemudian kalau dipublikasikan dengan terkonsep dan terarah, ini menurut saya, menjadi kesempatan untuk mensyiarkan berbagai lokasi pariwisata tersebut," katanya.

Selain itu, Samuel Wattimena mengingatkan bahwa kegiatan-kegiatan pengembangan pariwisata daerah harus berjalan dengan baik, serta menyiapkan pentingnya langkah tindak lanjut.

Dikatakan pula bahwa kegiatan-kegiatan tersebut jangan sampai menjadi event yang bersifat sesaat, tetapi harus dipikirkan bagaimana kelanjutannya, terutama dukungan atau kegiatan yang hasilkan perputaran ekonomi.

"Tentunya dengan pemikiran ke depan apa kelanjutannya. Kalau cuman dukungan terhadap acara ini, ya cuman bagus diadakan. Persoalannya setelah ini apa sih? Itu yang menjadi concern," katanya.


Baca juga: Samuel : Digitalisasi desa wisata harus diimbangi kesiapan pengelolaan



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026