
Wakil Bupati ajak buruh untuk bersama-sama membangun Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Wakil Bupati Banyumas, Jawa Tengah Dwi Asih Lintarti mengajak seluruh buruh setempat untuk bersama-sama membangun daerah itu, salah satunya dengan menciptakan hubungan industrial yang baik.
"Peringatan Hari Buruh ini merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada seluruh pekerja dan buruh atas kontribusinya dalam memajukan pembangunan daerah, karena kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan dalam memajukan Kabupaten Banyumas," katanya dalam Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinnakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Kamis.
Dia mengatakan tanpa kerja keras dan dedikasi para buruh, roda ekonomi tidak akan bisa berputar dengan baik.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja, baik melalui kebijakan maupun program-program yang berkelanjutan.
"Alhamdulillah, kondisi hubungan industrial di Kabupaten Banyumas saat ini terus bergerak menuju industrial peace (damai)," katanya.
Menurut dia, hal itu berarti telah terbangun suasana hubungan kerja yang harmonis, dinamis, dan kondusif antara para pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Dengan demikian, kata dia, tidak lagi semata-mata hubungan antara pemberi kerja dan penerima kerja, tetapi telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang saling menguatkan.
Dia mengajak para buruh yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk menjadikan momentum Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai titik tolak memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan hubungan industrial yang baik demi tercipta iklim kerja yang sehat, adil, dan produktif.
"Mayuh brayan bareng mbangun (mari saudara-saudara bersama membangun) Banyumas," kata Wabup.
Sementara itu, Kepala Disnakerkop Kabupaten Banyumas Wahyu Dewanto mengatakan peringatan Hari Buruh Internasional yang diselenggarakan Pemkab Banyumas diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain senam sehat, donor darah, pentas seni buruh, hiburan, pembagian hadiah kejutan, hingga bazar UMKM
Menurut dia, kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari itu ditargetkan merangkul 8.000 buruh dengan tujuan memberikan apresiasi terhadap pekerja atau buruh di Kabupaten Banyumas yang telah menciptakan situasi kondusif dalam menciptakan hubungan industrial antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
"Juga apresiasi karena telah menjalankan hubungan industrial antara buruh, pengusaha, dan pemerintah yang semakin dinamis, kondusif, serta harmonis," katanya.
Baca juga: Aksi ricuh Hari Buruh di Semarang, polisi amankan provokator
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
