
Pemkot Surakarta vaksinasi penguat kedua untuk warga

Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah mulai memberikan vaksinasi COVID-19 dosis penguat kedua untuk masyarakat agar imunitas warga makin tinggi.
"Pentingnya begini, makin tebal benteng kita kan kita lebih aman. Jadi pertahanan kita lebih tinggi, kita lebih kuat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta Siti Wahyuningsih di Solo, Kamis.
Apalagi, dikatakannya, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah dicabut sehingga aktivitas masyarakat makin longgar.
"Tapi diri kita ini seperti apa, mungkin orang lain kuat, daya tahan tubuh kita turun. Namun kalau benteng kita kuat insyaallah musuh (kuman) tidak bisa masuk," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, vaksinasi penguat kedua tersebut sudah dilakukan sejak awal minggu ini.
Mengenai stok vaksin, menurut dia, dalam kondisi aman.
"Vaksin itu cukup, seandainya kurang kami langsung minta ke provinsi dan itu sudah kami laksanakan 'booster' (penguat) untuk 18 tahun ke atas. Silakan masyarakat membuka website-nya Dinas Kesehatan atau langsung mengakses ke puskesmas yang terdekat tanpa memandang KTP," katanya.
Ia mengatakan alokasi vaksin pada setiap puskesmas 150 dosis/hari.
"Alokasi puskesmas, kemampuan puskesmas bisa sampai 150 sehari. Dari 17 puskesmas tidak buka setiap hari ya karena melihat efektif dan efisiennya karena vaksin bukan single, vaksinnya multi dus," katanya.
Ia mengatakan untuk saat ini jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat untuk vaksinasi penguat kedua yakni Pfizer.
"Semua vaksin baik, yang penting untuk melindungi," katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
