
Pemkab Cilacap optimistis banjir tidak ganggu sektor perikanan budi daya

Cilacap (ANTARA) - Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyatakan optimistis bahwa bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah itu tidak sampai mengganggu sektor perikanan budi daya di daerah tersebut.
"Alhamdulillah bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan khususnya Nusawungu dan Kroya tidak berdampak signifikan terhadap sektor perikanan budi daya," kata Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto di Cilacap, Jumat.
Ia mengakui bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Cilacap selama satu pekan sejak 15 Maret 2022 sempat berdampak terhadap beberapa kolam perikanan budi daya di Kecamatan Nusawungu dan Kroya.
Akan tetapi, potensi kerugian yang dialami para pembudi daya ikan dapat diminimalisasi karena Kecamatan Kroya dan Nusawungu selama ini dikenal sebagai daerah langganan banjir.
Dengan demikian, masih menurut dia, para pembudi daya ikan di kolam telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir.
"Kalaupun ada ikan yang lepas dari kolam, jumlahnya sangat sedikit. Bahkan saat dilakukan pendataan oleh penyuluh, para pembudi daya enggan menyebutkan jumlah kerugiannya karena sangat kecil," katanya.
Oleh karena itu, Indarto mengaku optimistis target produksi perikanan budi daya di Cilacap pada tahun 2022 dapat tercapai.
Dalam hal ini, pihaknya menargetkan produksi perikanan budi daya pada tahun 2022 meningkat sekitar 5-7 persen dari realisasi produksi tahun 2021 yang mencapai 14.339 ton.
"Insya Allah banjir yang kemarin tidak sampai mengganggu produksi perikanan budi daya di Kabupaten Cilacap pada tahun 2022," kata Indarto.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
