Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Surakarta selesaikan kekurangan vaksinasi guru dan siswa

Selasa, 22 Maret 2022 18:31 WIB
Image Print
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Selasa (22/3/2022). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta segera menyelesaikan kekurangan vaksinasi guru dan siswa agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen segera mulai.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Selasa mengakui hingga saat ini belum seluruh guru dan siswa menerima vaksin lengkap.

"Ada yang tercecer, saya lihat ada sekitar 3.600 sasaran (yang tercecer)," katanya.

Ia menyebutkan ada kemungkinan guru dan siswa yang belum menerima vaksin lengkap tersebut sempat terpapar COVID-19 saat terjadi kenaikan angka kasus aktif di Solo beberapa waktu lalu.

"Kemarin yang terpapar kan banyak, mungkin itu (yang belum dapat vaksin lengkap) yang terpapar," katanya.

Meski saat ini banyak yang terpapar, katanya, PTM tetap berjalan dengan tetap menerapkan pembatasan.

"Saat itu kebanyakan yang kena SD dan SMP," katanya.

Menyinggung soal target pelaksanaan PTM 100 persen, dia mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan dalam waktu dekat.

"Tunggu dulu, kita kan masih level tiga. Sambil jalan, ojo terlalu kecepeten (jangan terlalu cepat). Ini (vaksin) dilengkapi dahulu," katanya.

Baca juga: 97 persen guru dan tenaga kependidikan di Temanggung sudah disuntik vaksin

Baca juga: Guru di Kudus wajib vaksin untuk belajar tatap muka



Pewarta:
Editor: Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026