
ASN di Kudus diminta jadi relawan bencana alam

Kudus (ANTARA) - Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo meminta semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat ikut menjadi relawan bencana alam, terutama selepas bertugas sebagai ASN.
"ASN harus peduli karena saat ini sudah memasuki musim hujan. Sedangkan di Kabupaten Kudus terdapat beberapa daerah yang rawan bencana alam sehingga perlu langkah antisipasi, termasuk penyiapan relawan," kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo, saat memberi sambutan pada upacara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III di Lantai IV Gedung Setda Kudus, Jawa Tengah, Kamis.
Menurut dia, ASN memiliki waktu luang yang cukup untuk turut membantu penanganan bencana alam, terutama di daerahnya masing-masing.
Baca juga: Tim relawan TNI-Polri evakuasi warga Klakah Boyolali ke TPPS
Keberadaan para relawan yang cukup banyak, diharapkan bisa turut meringankan langkah-langkah pemerintah dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam akibat curah hujan tinggi di Kudus.
Pemkab Kudus juga menginstruksikan kepada masing-masing pemerintah desa mempersiapkan tempat pengungsian serta dapur umum, sehingga ketika ada gelombang pengungsian tidak gagap karena sudah tersedia tempat dan tinggal menempatinya.
Sementara itu, Sekretatis Daerah Kudus Sam'ani Intakoris yang juga Kepala BPBD Kudus menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat kebencanaan guna memaksimalkan fungsi dan peran BPBD.
"Di dalam BPBD juga terdapat para relawan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang sudah dibekali kemampuan dalam penanganan bencana, sedangkan ASN bisa menjadi relawan di lingkungannya masing-masing dengan menjadi contoh buat masyarakat untuk berperan serta melakukan pencegahan bencana alam dengan bersih-bersih lingkungan," ujarnya.
Hal itu, kata dia, bisa dilakukan dengan menggerakkan masyarakat untuk membersihkan saluran air dari sampah atau hal-hal lain agar pembuangan air bisa lancar sehingga tidak menimbulkan genangan banjir. ASN juga bisa ikut bersedekah menyiapkan makan dan minum bagi warga yang kerja bakti di lingkungan sekitar, serta menyiapkan makanan atau membantu menyiapkan kebutuhan lain untuk para pengungsi.
Pemerintah desa sendiri sudah diinstruksikan oleh Plt Bupati Kudus membuat posko, termasuk penganggaran kebencanaan juga bisa melalui APBDes.
Baca juga: Sukarelawan di pengungsian Merapi Magelang jalani tes cepat antisipasi COVID-19
Baca juga: 1.000 relawan di Temanggung antisipasi bencana
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
