
Menhub: 1.558 penerbangan terdampak di delapan bandara

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.
Dudy mengatakan, dampak tersebut mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan setelah pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.
"Hingga kini, dari delapan bandara terdampak, terhitung terdapat 1.558 flight yang tertunda dengan 170.000 penumpang tertahan," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengalami perubahan arah angin menuju timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.
Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik.
Delapan bandar udara yang ditutup adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.
Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
