Bupati Purbalingga: aktivitas di pasar hewan ikuti protokol kesehatan

id purbalingga

Bupati Purbalingga: aktivitas di pasar hewan ikuti protokol kesehatan

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi sosialisasi COVID-19 di pasar hewan. ANTARA/HO-Humas Pemkab Purbalingga

saat ini pemerintah sedang konsentrasi untuk percepatan penanganan pandemi COVID-19

Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta masyarakat yang beraktivitas di pasar hewan di wilayah setempat mengikuti protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Saya meminta pedagang dan pengunjung Pasar Hewan Purbalingga untuk menaati protokol kesehatan terkait COVID-19," katanya di Purbalingga, Kamis.

Bupati Pratiwi yang juga ketua tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 tingkat kabupaten setempat itu mengaku telah melakukan inspeksi ke pasar hewan.

"Berdasarkan pantauan kami kesadaran pedagang dan pengunjung masih harus terus ditingkatkan salah satunya terkait penggunaan masker," katanya.

Pemkab Purbalingga akan melakukan rekayasa penataan pedagang, pengunjung, dan lokasi parkir.

"Nanti mulai minggu depan kita akan melakukan langkah-langkah. Salah satunya adalah parkir harus di luar area pasar. Yang saat ini digunakan untuk parkir sepeda motor akan kita gunakan untuk lapak-lapak pedagang, sehingga ada batas atau jarak antarlapak atau pedagang," katanya

Selain itu, kata dia, semua pengunjung yang akan masuk area pasar hewan juga diwajibkan menggunakan masker, termasuk para pedagang.

"Sepeda motor milik pedagang unggas yang biasa masuk ke area pasar, diminta untuk memarkirkan sepeda motornya di luar area pasar hewan. Ketika bisa diimplementasikan dengan baik, sepanjang masih bisa menjalankan protokol kesehatan, pusat keramaian pasar ini masih bisa buka," katanya.

Baca juga: PLN siapkan 3 fase jalankan prosedur kerja new normal

Akan tetapi, tambah dia, jika masyarakat tidak disiplin maka pasar hewan akan ditutup selama pandemi COVID-19.

"Para pedagang dan pengunjung diharapkan bisa mengikuti imbauan pemerintah dan bisa kooperatif dengan pemerintah. Pasalnya saat ini pemerintah sedang konsentrasi untuk percepatan penanganan pandemi COVID-19," katanya.

Saat ini total pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu 55 orang.

"Dari jumlah itu memang sudah ada yang sembuh 25 orang, lalu satu orang meninggal, dan 29 masih dirawat di sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah ini. Selain itu ada 20 pasien dalam pengawasan yang meninggal sebelum diketahui statusnya," katanya.

Dia mengajak masyarakat Purbalingga berperan aktif dalam mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

"Ayo mari bekerja sama demi kesehatan semua, kesehatan seluruh warga masyarakat Purbalingga," katanya.

Baca juga: PT TWC lakukan persiapan menuju "The New Normal Pariwisata" kawasan candi
Baca juga: Pemkab Boyolali belum siap dengan new normal

Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar