Eijkman bantu 1.000 VTM untuk penanganan COVID-19 di Jateng

id ganjar pranowo terima VTM,penanganan corona,virus corona,corona,covid 19,2019 ncov,novel coronavirus 2019

Eijkman bantu 1.000 VTM untuk penanganan COVID-19 di Jateng

Gubernur Ganjar Pranowo menerima bantuan 1.000 VTM untuk penanganan COVID-19 di Jawa Tengah. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jawa Tengah

Semarang (ANTARA) - Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Jakarta memberikan bantuan berupa 1.000 alat "virus transport media" untuk penanganan virus corona jenis baru (COVID-19) di Provinsi Jawa Tengah.

Bantuan dari lembaga yang ditunjuk pemerintah dalam penanganan COVID-19 tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah,L Ganjar Pranowo di rumah dinas gubernur di Semarang, Kamis.

VTM merupakan media berupa tabung untuk membawa sampel swab atau hasil usapan saluran pernapasan pasien yang diduga terinfeksi COVID-19.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Jateng bertambah dua kali lipat menjadi 38

Usai menerima, bantuan 1.000 VTM itu kemudian langsung diserahkan Ganjar ke Dinas Kesehatan Provinsi Jateng untuk segera didistribusikan kepada rumah sakit yang menangani COVID-19.

"Alhamdulillah Jateng mendapatkan rezeki berupa 1.000 VTM. Alat ini sekarang banyak orang membutuhkan dan sangat penting untuk membawa hasil swab masyarakat yang diduga terjangkit corona," katanya.

Berbagai bantuan untuk penanganan COVID-19 yang diterima Pemprov Jateng, kata Ganjar merupakan hasil ikhtiar pemerintah untuk memenuhi segala kebutuhan dalam upaya pencegahan COVID-19.

Nantinya, bantuan-bantuan yang diterima tersebut akan segera didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
 
"Akan segera kami distribusikan, kalau VTM ini tentu ke rumah sakit-rumah sakit yang menangani kasus COVID-19," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Ganjar, sampai saat ini terus berikhtiar untuk melakukan pencegahan meluasnya penyebaran COVID-19 dengan melakukan berbagai upaya

"Kami ikhtiar sampai jungkir balik untuk mengatasi persoalan ini. Saya mohon kepada masyarakat, tolong bantu kami untuk tetap di rumah. Sakit memang, namun ini demi kepentingan orang banyak dan rasa kemanusiaan," katanya.

Baca juga: Temanggung akan geser anggaran Rp6,2 miliar untuk dimanfaatkan penanganan COVID-19
Baca juga: Seorang balita di Cilacap positif COVID-19
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar