Kuliah umum Kedokteran UMP hadirkan narasumber dari Kanada

id kuliah umum, fakultas kedokteran ump

Kuliah umum Kedokteran UMP hadirkan narasumber dari Kanada

President of Bens Health Enterprise Inc. Canada Dr. Rahim, MD. NH, HD saat memberikan materi dalam kuliah umum bertema "Homeopathy: What You Need to Know" di Aula A.K. Anshori, Kantor Pusat Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu (11/5/2019). (Foto: Dok. UMP)

Purwokerto (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar kuliah umum dengan tema Homeopathy: What You Need to Know di Aula A.K. Anshori, Kantor Pusat UMP, Sabtu (11/5).

Dalam kuliah umum tersebut, Fakultas Kedokteran UMP menghadirkan pembicara dari Kanada yaitu Dr. Rahim, MD. NH, HD yang merupakan President of Bens Health Enterprise Inc. Canada. 

Turut hadir dalam acara ini, Kepala Biro Pengembangan dan Kerjasama (BPK) UMP Suryo Budi Santoso, Ph.D. dan Dekan Fakultas Kesehatan UMP dr. Mambodyanto, S.H., M.M.R. 

Saat memberi sambutan, Dekan Fakultas Kedokteran UMP dr. Mambodyanto, S.H., M.M.R. mengatakan kuliah umum tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk menambah ilmu pengetahuan tentang herbal di mana dan bagaimana di Kanada.

"Kita bisa belajar terkait dengan bentuk pengolahan herbal dan pemanfaatannya, serta bagaimana ke depan bisa diterapkan dan diaplikasikan di Fakultas Kedokteran UMP," katanya.

Sementara itu, Kepala BPK UMP Suryo Budi Santoso, Ph.D. mengatakan homeopathy merupakan sebuah alternatif dan non-mainstream.

"Jika biasanya menggunakan larutan bahan kimia, homeopathy menggunakan pengobatan alam. Saya berharap dengan adanya pengetahuan baru yang disampaikan oleh Dr. Rahim, peserta dapat memahami dengan baik tentang homeopathy bagaimana dapat meningkatkan kualitas hidup," ungkapnya.

Untuk diketahui homeopathy merupakan metode pengobatan alternatif yang mulai dikembangkan di Eropa sejak akhir tahun 1700-an. 

Penggagasnya adalah Samuel Hahnemann yang merupakan seorang pakar kesehatan dari Jerman. Prinsip dari pengobatan ini adalah penggunaan larutan dari bahan alam, baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun hewan. 

Larutan tersebut diencerkan hingga dosis yang sangat rendah, berkebalikan dengan pengobatan medis saat itu yang dirasakan terlalu keras. (yas/tgr)
 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar