Boyolali usulkan Musrenbang 2019 senilai Rp57,4 miliar

id Pemkab Boyolali usukan anggaran Musrenbang 2019

Boyolali usulkan Musrenbang 2019 senilai Rp57,4 miliar

Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2019 Kabupaten Boyolali di Pendopo Gede Boyolali, Kamis. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar kembali Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2019 dengan mengusulkan anggaran pembangunan ke Provinsi Jawa Tengah senilai Rp57.4 miliar.

Kegiatan Musrenbang tersebut dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kabupaten Boyolali 2020, kata Wakil Bupati M. Said Hidayat di sela pembukaan Musrenbang 2019 di Pendopo Gede Boyolali, Kamis.

Acara yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Boyolali tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat dari berbagai bidang.

Menurut Wabup, dengan adanya musrenbang tersebut, mampu mendengarkan aspirasi atau usulan dari masyarakat terkait dengan berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial budaya, dan infranstruktur, yang sering dikeluhkan.

"Apa yang diusulkan diharapkan dapat terwujudkan, yakni anggaran sekitar Rp57,4 miliar dalam rangka melaksanakan pembangunan di Boyolali," katanya.

M. Said Hidayat berharap rencana pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Boyolali.

"Kami meminta agar pembangunan yang menjadi prioritas dapat segera terwujud," katanya.
    
Sementara ituj, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali Nur Kamdani menyebutkan total usulan yang telah tertampung dari musrenbang desa hingga kecamatan mencapai lebih dari 500 usulan.

Menurut dia, salah satunya di bidang ekonomi terdapat 66 usulan, dan 53 usulan di antaranya telah disetujui, sedangkan 1 usulan disetujui dengan syarat, dan 6 usulan ditolak.

"Usulan bidang sosial budaya terdapat 109 usulan dengan perincian sebanyak 8 usulan disetujui, 43 usulan disetujui dengan syarat, dan 58 usulan ditolak," katanya.

Menurut dia, usulan dari bidang infrastruktur sebanyak 154 usulan, dimana 54 usulan telah disetujui, dan 58 usulan disetujui dengan syarat, sedangkan 42 usulan ditolak.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar