KPU Pati libatkan difabel dalam perakitan kotak suara

id kpu pati, libatkan difabel, dalam, perakitan kotak suara

KPU Pati libatkan difabel dalam perakitan kotak suara

PATI - Seorang pekerja tengah merakit kotak suara di tempat penyimpanan kotak suara di gudang Kutoharjo Pati, Jawa Tengah. (FOTO: Dok.)

 Pati (Antaranews Jateng) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melibatkan penyandang difabel dalam merakit kotak suara yang terbuat dari kardus untuk menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

"Total pekerja yang dilibatkan dalam perakitan kotak suara sebanyak 25 orang, sedangkan kaum difabel yang dilibatkan berjumlah lima orang," kata Anggota KPU Pati Supriyanto di Pati, Selasa.

Penyandang difabel yang dilibatkan dalam partisipasi perakitan kotak suara, katanya, terbatas untuk tuna daksa.

Meskipun kondisi fisiknya tidak sempurna, kata dia, mereka tetap bisa bekerja seperti halnya pekerja lain dan mereka juga cukup bersemangat ikut dilibatkan dalam partisipasi Pemilu 2019.

Jumlah kotak suara yang dirakit, kata dia, berjumlah 22.076 kotak suara yang penyimpanannya dipusatkan di gudang Kutoharjo Pati.

Perakitan kotak suara yang dimulai hari Selasa (12/2), kata dia, ditargetkan selesai dalam waktu 12 hari.

"Dengan asumsi penghitungan setiap pekerja dapat merakit antara 100-120 kotak suara per harinya," ujarnya.?

Simulasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Pati, katanya, setiap kotak suara membutuhkan waktu sekitar 3-4 menit untuk merakitnya.

Dari 22.076 kotak suara, akan dibagikan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak lima kotak suara, kemudian Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 11 kotak suara dan di KPU.?

Adapun jumlah TPS di Kabupaten Pati sebanyak 4.369 TPS yang tersebar di 21 kecamatan.

Terkait dengan kebutuhan logistik Pemilu 2019, kata Supri, hingga kini KPU Pati belum menerima surat suara pilpres maupun Pileg 2019.

Kebutuhan logistik lainnya yang belum diterima, yakni formulir, daftar calon tetap, buku panduan KPPS, dan salinan daftar pemilih tetap (DPT).
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar