HUT RI, 91 napi di Kudus diusulkan peroleh remisi

id 91 napi kudus,diusulkan dapat remisi,hut kemerdekaan ri

HUT RI, 91 napi di Kudus diusulkan peroleh remisi

KUDUS - Sejumlah narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kudus, Jawa Tengah, tengah mengikuti sosialisasi pemilu dari KPU setempat. (FOTO: Akhmad Nazaruddin Lathif)

  Kudus (Antaranews Jateng) - Sebanyak 91 narapidana di Rumah Tahanan Negara Kudus, Jawa Tengah, diusulkan mendapatkan remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. 

     "Dari puluhan napi yang diusulkan tersebut, sebagian besar diusulkan mendapatkan remisi umum I (RU-I) atau pengurangan masa tahanan dan sebagian kecil diusulkan memperoleh remisi bebas (RU-II)," kata Kepala Rutan Kelas II Kudus Budi Prajitno di Kudus, Kamis.

     Adapun rinciannya, untuk untuk napi yang diusulkan mendatkan remisi umum I sebanyak 88 orang, sedangkan usulan mendapatkan remisi umum II sebanyak tiga orang.

     Ia mencatat dari puluhan napi yang diusulkan tersebut, terdapat dua napi wanita, selebihnya merupakan napi laki-laki.

     Berdasarkan perolehan remisi, untuk napi yang diusulkan mendapatkan pengurangan masa tahanan selama sebulan terdapat 37 orang, pengurangan dua bulan terdapat 23 orang, pengurangan tiga bulan sebanyak 24 orang, pengurangan empat bulan terdapat enam orang, dan pengurangan lima bulan terdapat satu orang.

     Napi yang diusulkan mendapatkan remisi, kata dia, merupakan napi yang terlibat dalam berbagai kasus tindak kejahatan umum mulai dari pencurian, pembalakan liar, pelanggaran lalu lintas, penggelapan, perlindungan anak hingga kasus narkoba.

     "Paling banyak merupakan napi kasus pencurian sebanyak 25 orang," ujarnya.  

     Napi lainnya, terlibat kasus narkotika sebanyak 13 Orang, kasus  cukai sebanyak dua Orang, kasus penggelapan sebanyak sembilan orang, perlindungan anak sebanyak 10 orang, pelanggaran lalu lintas sebanyak empat orang, dan kesehatan, perjudian, penipuan masing-masing tiga orang.

     Selebihnya merupakan kasus human trafiking, KDRT, kesusilaan, mata uang, pembalakan liar, pembunuhan, penadahan, penganiayaan, perampokan, prikotropika, dan kasus ketertiban dengan jumlah bervariasi.

     Adapun syarat seorang narapidana agar bisa diusulkan memperoleh remisi, di antaranya secara administrasi telah menjalani hukuman selama enam bulan, sementara persyaratan substantif harus menaati semua tata tertib yang berlaku selama berada di Rutan. 

     Napi yang memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi tersebut, diajukan melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham) Jawa Tengah atas nama menteri dengan persetujuan pusat. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar