Logo Header Antaranews Jateng

Kampanye terbuka Pilkada Temanggung dilakukan berturut-turut

Kamis, 17 Mei 2018 10:04 WIB
Image Print
Ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Temanggung menunjukkan nomor urut pasangan calon yang bakal maju pada Pilkada Temanggung 2018. (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Kampanye terbuka atau rapat umum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Temanggung bakal dilakukan selama tiga hari berturut-turut, yakni pada 19, 20, dan 21 Juni 2018.

Ketua KPU Kabupaten Temanggung Sujatmiko di Temanggung, Kamis, mengatakan kampanye terbuka bakal dilaksanakan pascalebaran, pada 19 Juni 2018 jatah untuk pasangan calon nomor urut 2 (Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi).

Kemudian pada 20 Juni 2018 jatah pasangan calon nomor urut 3 (Al Khadziq-Ibnu Hari Wibowo) dan pada 21 Juni 2018 jatah pasangan nomor urut 1 (Bambang Sukarno-Matoha).
Ia menuturkan penentuan jadwal kampanye terbuka tersebut dilakukan secara terbuka dengan cara undian dan alhamdulillah semua paslon bisa menerima hasil undian dengan baik.

"Kami mengingatkan pada saat pelaksanaan nanti agar diatur dengan baik karena melibatkan ribuan orang," katanya.

Ia menuturkan para peserta kampanye harus mematuhi ketertiban lalu lintas, kalau menggunakan sepeda motor harus memakai helm, tidak boleh menggunakan knalpot tidak standar, kemudian selama mendatangi lokasi kampanye dan setelah kempanye betul-betul bisa tertib.

"Kepada teman-teman wartawan kami mohon bantuannya untuk memberitakan pelaksanaan rapat umum ini seluas-luasnya kepada masyarakat, kalau ada paslon yang pendukungnya tidak tertib katakan tidak tertib, sebaliknya kalau paslon yang pendukungnya tertib juga dikatakan tertib sehingga masyarakat bisa menilai paslon mana yang punya komitmen yang baik, komitmen yang tinggi pada pelaksanaan pemilu yang aman, sehat, dan damai," katanya.

Menyinggung lokasi kampanye terbuka, dia mengatakan sampai hari ini belum ada lokasi yang dipastikan, nanti akan ada koordinasi lagi pada tim kampanye masing-masing paslon untuk menentukan lokasi mana yang akan digunakan.

"Tidak tertutup kemungkinan lokasinya sama sehingga butuh koordinasi antara tim kampanye paslon pada saat akan melaksanakan kampanye terbuka," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026