Logo Header Antaranews Jateng

1.000 RPK siap saluarkan bantuan pangan nontunai

Selasa, 10 April 2018 08:08 WIB
Image Print
Ilustrasi- Salah seorang warga sedang membeli kebutuhan pokok yang dijual murah oleh Bulog melalui Rumah Pangan Kita di kompleks Pasar Larangan, Banyumas, Rabu (17/5), dalam rangkaian kegiatan Gerakan Stabilisasi Harga. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)

Magelang (Antaranews Jateng) - Sekitar 1.000 "rumah pangan kita" (RPK) mitra Bulog di Subdivisi Regional 5 Wilayah Kedu, Jawa Tengah, siap menyalurkan bantuan pangan nontunai, kata Kepala Subdivre Bulog Kedu Sri Emelia Mudiyanti.

"Selain agen-agen dari perbankan seperti E-warong, RPK yang merupakan mitra Bulog bakal dilibatkan dalam penyaluran bantuan pangan nontunai," katanya di Magelang, Selasa.

Ia menuturkan pihaknya belum mengetahui kapan program tersebut akan dimulai di wilayah Kedu.

"Belum ada pemberitahuan dari pemerintah tentang program tersebut, namun kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait," katanya.

Ia menyebutkan hingga sekarang yang sudah melaksanakan program bantuan pangan nontunai adalah Kota Magelang, sedangkan Kabupaten Magelang, Wonosobo, Temanggung, Purworejo, dan Kebumen belum melakukannya.

Ia menuturkan kelima kabupaten tersebut sampai sekarang masih diberlakukan bantuan sosial berupa 10 kilogram beras gratis bagi masyarakat prasejahtera.

Ia menyebutkan jumlah penerima bansos di wilayah Kedu, kecuali Kota Magelang sekitar 390 keluarga penerima manfaat.

Penyaluran bansos bulan Maret 2018 sudah selesai dan pekan ini dimulai penyaluran bansos untuk bulan April 2018.

"Sampai kapan penyaluran bansos berlangsung kami belum tahu, karena pagunya terbit per satu bulan, tidak seperti rastra dalam satu tahun," katanya.

Ia mengatakan stok beras di wilayah Kedu sampai saat ini masih cukup untuk penyaluran bansos satu bulan ke depan dan Bulog terus melakukan penyerapan beras petani.




Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026