
Mebel Berbahan Palet Kayu Bekas Diminati Masyarakat

Temanggung, ANTARA JATENG - Mebel berbahan baku palet kayu bekas karya warga Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diminati masyarakat, bukan hanya dari Temanggung tetapi juga banyak dari luar daerah tersebut.
Perajin mebel berbahan baku palet kayu bekas, Totok, di Temanggung, Senin, mengatakan selama ini dirinya mendapat pesanan membuat berbagai jenis mebel, antara lain rak, almari, meja, dan kursi.
Ia menyebutkan pesanan berasal dari sejumlah kota, seperti Yogyakarta, Pekalongan, Pemalang, Purwokerto, Banjarnegara, bahkan dari Kalimantan.
Totok menuturkan palet kayu bekas landasan barang-barang impor ini memiliki serat kayu yang bagus sehingga kelihatan unik dan menarik.
Pihaknya melayani pesanan pembuatan mebel sesuai gambar dan ukuran dari pemesan.
"Harga mebel dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung bentuk dan ukurannya," katanya.
Ia mengatakan mebel dengan bahan baku dari palet kayu bekas harganya lebih murah dibanding dengan kayu yang masih baru.
Totok yang membuka usaha di pinggir jalan raya Semarang-Magelang ini selain melayani pembuatan mebel juga menjual palet kayu bekas tersebut kepada masyarakat.
Ia mengatakan selama ini tidak pernah kekurangan bahan baku. Dia mendapatkan palet kayu bekas tersebut dari Semarang dan Jakarta.
Pembeli palet kayu bekas warga Magelang, Zaini, menuturkan kayu bekas ini masih bagus untuk bahan baku membuat berbagai jenis mebel.
"Harga kayu bekas ini jauh lebih murah dibanding harga kayu baru sehingga bisa menghemat dana," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
