Logo Header Antaranews Jateng

Rupiah Bergerak Menguat 16 Poin

Senin, 27 Februari 2017 11:24 WIB
Image Print
Nilai Tukar Rupiah Menguat Petugas Bank Mandiri menunjukkan pecahan uang rupiah dan dollar Amerika Serikat di Jakarta. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/nz/16)
Inflasi diperkirakan sebesar 3,9-4 persen year on year (YoY), atau naik hampir 50 basis poin. Kondisi itu membuat ruang penguatan rupiah diperkirakan menjadi terbatas

Jakarta, ANTARA JATENG - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin pagi bergerak menguat sebesar 16 poin menjadi Rp13.327, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.343 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin mengatakan bahwa apresiasi nilai tukar rupiah masih terbawa arus global, dolar AS cenderung melemah di kawasan Asia menyusul belum adanya rinci kebijakan dari Presiden AS Donald Trump mengenai insentif pajak pada proposal anggaran belanja.

"Situasi di AS itu menekan ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang juga tercermin pada yield US Treasury yang turun drastis sehingga berdampak negatif pada mata uangnya," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, sentimen negatif dari angka inflasi Februari 2017 yang diproyeksikan naik, dipercaya membatasi ruang penguatan rupiah. Sedianya Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi pada Rabu (1/3) nanti.

"Inflasi diperkirakan sebesar 3,9-4 persen year on year (YoY), atau naik hampir 50 basis poin. Kondisi itu membuat ruang penguatan rupiah diperkirakan menjadi terbatas," katanya.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa meski belum jelas kebijakan ekonomi dari Presiden AS dan potensi kenaikan suku bunga AS, namun tampaknya sebagian pelaku pasar telah meresponnya dan mengantisipasi dengan kembali memburu dolar AS, sehingga membuat laju rupiah cenderung terbatas.

Di sisi lain, lanjut dia, laju mata uang euro yang cenderung melemah menyusul kekhawatiran penyelenggaraan pemilu Presiden Prancis dan dampak Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa) sehingga berakibat pada laju dolar AS turut menahan apresiasi rupiah.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026