
Demak Siapkan Jalur Alternatif

Demak, Antara Jateng - Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyiapkan dua jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas yang melintasi Jalan Demak-Semarang, mengingat adanya rob di jalur masuk Kota Semarang.
"Sebetulnya jalur Pantura Timur Demak cukup siap dilalui pemudik dan kemungkinan terjadinya kemacetan memang kecil," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Demak Agus Nugroho Luhur Pambudi di Demak, Jumat.
Berdasarkan hasil pengecekan bersama dengan Satlantas Polres Demak, kata dia, kerusakan yang terjadi hanya di beberapa titik.
Di antaranya, di Jalan Semarang-Demak kilometer 14 terdapat jalur beton yang mengalami keretakan dan perlu ada perbaikan secepatnya.
Secara umum, kata dia, akses jalan di wilayah Demak siap dilalui pemudik.
Antisipasi yang perlu dilakukan, kata dia, ketika terjadi bencana rob di pintu masuk Kota Semarang, khususnya di Genuk, Kota Semarang.
Ketika terjadi rob, kata dia, dampaknya memang bisa mencapai wilayah Demak, sehingga perlu disediakan jalur alternatif.
Di antaranya, kata dia, dari arah Kudus ketika sampai di perempatan ilangsari, Sayung belok ke kanan menuju Desa Onggorawe, kemudian pertigaan pertama belok kanan menuju Bulusari dan sampai di Genuk.
Jalur alternatif kedua, yakni pertigaan kedua dari Desa Onggorawe belok kanan menuju Waru-Kudus-Genuk.
Untuk sementara, kata dia, sudah ada petunjuk jalur alternatif tersebut, namun mendekati Lebaran akan ditambah lagi dengan petunjuk di setiap persimpangan guna memudahkan pengguna jalan.
"Kami juga berkoordinasi dengan Dishub Kota Semarang, sehingga ketika terjadi rob bisa dilewatkan jalur alternatif Demak," ujarnya.
Kasat Lantas Polres Demak AKP Yoppy Anggi Krisna menambahkan, Polres Demak siap membantu kelancaran arus mudik, termasuk ketika terjadi rob di wilayah Genuk bisa dilewatkan dua jalur alternatif.
Sebetulnya, kata dia, rob yang terjadi masih bisa dilalui kendaraan pribadi hingga tiga lajur, namun karena khawatir terjadi keropos pada bodi kendaraan, akhirnya berebut memilih lajur paling kanan yang tidak terkena rob.
Akibatnya, kata dia, terjadi ketersendatan arus kendaraan, sehingga bisa berdampak hingga Demak.
Untuk itu, kata dia, ketika terjadi ketersendatan arus kendaraan untuk kendaraan dari arah Semarang maupun dari Demak bisa diarahkan menuju jalur alternatif.
Jalur alternatif tersebut, kata dia, tidak boleh dilalui bis maupun truk.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
