Logo Header Antaranews Jateng

Jelang Penilaian Adipura, Idza Sisir Daerah

Selasa, 15 Maret 2016 17:02 WIB
Image Print
Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti bersama tim saat melakukan pemantauan di Pasar Brebes jelang penilaian Adipura.

"Saya akan terus pantau hingga malam hari. Lebih baik tidak tidur daripada ada yang terlena," kata Idza Priyanti saat pemantauan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kaliwlingi, Brebes, Senin petang (14/3).

Idza mengaku tidak ingin terlena dengan perolehan sertifikat Adipura di tahun 2015, tetapi terus berjuang untuk dapat mempertahankan prestasi tersebut.

"Meskipun sudah mendapat sertifikat Adipura tahun 2015 tetapi kita tidak boleh terlena bahkan harus mencermati satu persatu-persatu mana yang belum terpenuhi," katanya.

Untuk meraih Piala Adipura, Idza telah membentuk tujuh kelompok kerja yang bertugas untuk melakukan pemantuan dan evaluasi internal yang masing-masing pokja memiliki tugas dan wewenang termasuk pasukan sapu jagat.

"Adipura bukan hanya menjadi tanggung jawab Kantor Lingkungan Hidup saja, tetapi seluruh unsur SKPD, Camat, Lurah dan seluruh element masyarakat," katanya.

Idza optimistis dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat dan SKPD terkait, Piala Adipura akan kembali diraih pada tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Idza juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pedagang, pihak keamanan, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama bahu membahu mewujudkan Brebes yang bersih, hijau, aman, sehat, sejuk, teduh dan berkelanjutan.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Edy Kusmartono menambahkan ada 40 titik pantauan penilaian yang harus digarap secara matang dan perlu mendapat dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Edy mengatakan bahwa tahun ini, tidak ada penilaian tahap satu dan tahap dua, karena hanya hanya sekali penilaian dan verifikasi data serta wawancara dengan Bupati selaku pemangku kebijakan.

Unsur yang dinilai, lanjut Edy, antara lain perumahan, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit dan puskesmas, bank sampah, dan fasilitas pengelolaan sampah.

"Mari kita wujudkan Brebes sebagai Kota Adipura yang sehat, bersih, indah, hijau, dan teduh yang berkelanjutan," demikian Edy Kusmartono.

Pada pantauan tersebut, diawali dari sub-Terminal Brebes, Pasar Induk Brebes, TPA Kaliwlingi, TPS Gandasuli, perkampungan, pertokoan, saluran irigasi, hingga taman-taman kota sampai malam hari di 40 titik pantau Adipura.

Pada tahun 2015, Kabupaten Brebes menerima sertifikat Adipura pada rangking 77 dari 99 Kabupaten Kota se-Indonesia yang masuk nominasi. (hms)



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026