Agus Prayogo yang turun atas nama kontingen Kota Magelang tersebut berhasil menyentuh garis finis pertama kali dengan catatan waktu 33 menit 37,6 detik sedangkan medali perak direbut pelari Kabupaten Kendal dengan catatan waktu 33 menit 40,2 detik, kemudian perunggu direbut Sukarno (Kota Semarang) dengan catatan waktu 33 menit 46,4 detik.

Pada perlombaan yang menempuh 25 kali putaran di stadion tersebut, pada enam putaran pertama Agus Prayogo tercecer pada urutan keenam. Kemudian memasuki putaran ke-18 Agus berhasil menempati posisi pertama tetapi hanya bertahan tiga kali keliling setelah itu tertinggal lagi di urutan keempat.

Memasuki lima putaran menjelang garis finis, pelari kelahiran Kota Magelang, 23 Agustus 1985 tersebut masih menempati peringkat keempat kemudian pada tiga putaran menjelang gais finis berada di urutan kedua tetapi satu putaran lagi Agus langsung menambah kecepatan dan masuk garis finis pertama.

Usai perlombaan Agus Prayogo yang kini tercatat sebagai pelari pelatnas yang dipersiapkan tampil pada SEA Games 2013 Myanmar mengatakan keikutsertaan dirinya pada Porprov Jateng ini sekadar untuk meramaikan kegiatan.

"Saya tidak memiliki target soal waktu yang terpenting adalah meraih medali emas untuk Kota Magelang dan ini menjadi emas pertama cabang atletik dari kontingennya," kata Agus yang tercatat sebagai prajurit TNI AD dan berdinas di Secapa TNI AD Bandung tersebut.

Ketika ditanya medali emas itu dipersembahkan untuk siapa, dia menjawab, untuk ayahnya Prayitno Waluyo yang pada Kamis (10/10) merayakan ulang tahun ke-55. "Saya persembahkan untuk ayah yang besuk ulang tahun," katanya.

Pada Porprov Jateng ini, Agus Prayogo kembali akan turun pada nomor lari 5.000 meter dimainkan di tempat yang sama pada Kamis (10/10) sore. "Saya hanya turun pada dua nomor karena memang dibatasi hanya bisa tampil di dua nomor," katanya.


Pewarta : Hernawan Wahyudono
Editor : Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2024