"Puluhan ribu kuintal gula tersebut diproduksi selama 107 hari sejak 12 Mei 2013 hingga 2 Oktober 2013," kata Administrator PG Rendeng Kudus, Teguh Agung Tri Nugroho, di Kudus, Jumat.

Sedangkan total tebu yang berhasil diserap dari petani, kata dia, mencapai 2,1 juta kuintal dari target 3,2 juta kuintal tebu.

Ia mengatakan, kapasitas giling harian sekitar 24.500 kuintal per hari, sedangkan pasokan tebu yang tersedia setiap harinya bisa mencapai 30.000 kuintal.

Dengan ketersediaan pasokan tebu yang cukup banyak tersebut, katanya, PG Rendeng akan melakukan proses giling hingga tanaman tebu petani yang tersedia di enam kabupaten habis terserap.

Selain itu, lanjut dia, PG Rendeng juga menerapkan penjadwalan dalam penyetoran bahan baku tebu dari petani, agar tidak terjadi antrean panjang.

"Lahan tebu yang berada di daerah yang sulit dijangkau truk pengangkut tebu, juga diprioritaskan untuk ditebang lebih dahulu, sehingga ketika memasuki musim hujan tidak terkendala dalam proses angkutnya," ujarnya.

Kebijakan melakukan proses giling hingga bahan baku habis, kata dia, sebagai bentuk kemitraan PG Rendeng terhadap petani, agar kontinuitas ketersediaan bahan baku tebu tetap terjaga.