Bulog Siap Tampung Kedelai Petani
Jumat, 28 Juni 2013 14:00 WIB
Ilustrasi - Panen kedelai (Foto Antara)
"HPP kedelai belum ada sehingga untuk penyerapan juga belum bisa dilakukan karena dikhawatirkan harga beli justru merugikan petani maupun Bulog," kata Kepala Bulog Divre Jateng Witono di Semarang, Jumat.
Witono mengaku terkait dengan tempat penampungan tidak ada masalah karena Divre Bulog Jateng memiliki gudang yang memadai untuk menampung beras dan kedelai.
"Kami juga telah mendata koperasi tahu tempe (Kopti) se-Jawa Tengah dan tingkat kebutuhan keledai," katanya.
Di Jawa Tengah terdapat 35 Kopti yang akan menjadi kepanjangan tangan dari Bulog untuk menyentuh kepada para perajin tahu dan tempe.
Selain kesiapan tempat penampungan dan data kebutuhan kedelai, Divre Bulog Jateng juga telah memetakan daerah yang menjadi penghasil kedelai di Jateng.
"Jateng cukup banyak daerah sebagai penghasil kedelai di antaranya Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Demak," katanya.
Penugasan Bulog menangani pengamanan harga dan penyaluran kedelai juga didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2003 tentang Pendirian Perusahaan Umum Bulog
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Desa BRILiaN Ketapanrame, memberdayakan potensi lokal ciptakan ekonomi desa yang maju
03 June 2026 10:44 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng Jasa Raharja integrasikan layanan kecelakaan kerja
02 June 2026 13:49 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Presiden tegaskan perlunya transformasi ekonomi nasional berdasarkan Pancasila
01 June 2026 11:53 WIB
Kinerja keuangan kokoh, likuiditas dan permodalan BRI terjaga di level memadai
29 May 2026 17:19 WIB