Jateng Tak Ikut 'Jabar Open'
Jumat, 6 Juli 2012 15:17 WIB
ilustrasi atletik
Komisi Pembinaan dan Prestasi Pengprov PASI Jawa Tengah Heri Setiyono ketika dihubungi dari Semarang, Jumat, mengatakan sampai kini tidak ada undangan dari panitia lomba.
Biasanya, kata Heri Setiyono yang juga Ketua Harian Pengcab PASI Kabupaten Blora tersebut, jika ada undangan tentunya pengurus (PASI Jateng) akan merapatkan terlebih dulu untuk memutuskan siapa yang bakal diturunkan pada suatu kejuaraan.
Tetapi, lanjut dia, sampai kini tidak ada undangan yang sampai ke PASI Jateng. "Kalaupun ada (pada Jumat sore ini) tentunya kita tidak mengirimkan karena waktunya sudah mepet mengingat Sabtu (7/7) harus bertanding," katanya.
Ia menambahkan, Jateng juga belum tahu nomor-nomor yang diperlombakan pada "Jabar Open" tetapi kemungkinan nomor lari jarak menengah dan jauh tidak dimainkan karena atlet Jabar sendiri sedang berlatih di Korea.
"Berarti atlet Jateng sudah tidak ada uji coba lagi sampai pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, 9-20 September mendatang," katanya.
Sebenarnya beberapa atlet Jateng seperti Agus Prayogo (peraih dua medali emas SEA Games 2011), Dwi Ratnawati (atlet lempar cakram) menginginkan pertandingan uji coba sebelum turun pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau mendatang.
Agus Prayogo mengatakan, sebenarnya ingin ikut di Jabar Open ini sebagai ajang uji coba sebelum tampil pada PON mendatang tetapi sampai kini tidak ada konfirmasi dari PASI Jateng apakah ikut atau tidak.
Agus Prayogo ditargetkan bisa menyumbangkan dua medali emas dari nomor lari 5.000 dan 10 ribu meter. "Sebenarnya saya masih turun di lari 1.500 meter tetapi saya tidak berani menjanjikan medali karena peraih emas SEA Games 2011 M Ridwan (Sumut) turun di PON," katanya.
Dwi Ratnawati mengatakan, sebenarnya sudah mengajukan untuk uji coba kepada PASI Jateng tetapi ternyata sampai kini tidak ada kepastiannya.
"Jadi sejak kejuaraan atletik Jatim Open di Sidoarjo, Maret 2012, saya hanya berlatih dan berlatih di Jakarta hingga tampil pada PON di Riau mendatang," kata peraih medali perak SEA Games 2011.
Peraih medali emas PON XVII/2008 Kalimantan Timur ini bakal turun pada nomor lempar cakram dan tolak peluru. "Saya memang ditarget meraih satu emas dari lempar cakram tetapi kalau tolak peluru tidak berani karena pada babak kualifikasi hanya menempati urutan ketiga," katanya.
Pewarta : -
Editor : hernawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
KSBSI: Polri tak perlu di bawah kementerian karena berisiko membuka ruang intervensi politik
27 January 2026 10:52 WIB
Pemkab Batang: Anggaran BTT untuk penanganan bencana Rp11 miliar belum perlu digunakan
23 January 2026 21:18 WIB
Taj Yasin: Cegah banjir Juwana terulang segera dibangunkan tanggul penahan rob
22 January 2026 8:32 WIB
Terpopuler - Atletik
Lihat Juga
Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 ditutup meriah, 2.000 pelari ikuti fun run dan dorong UMKM
18 December 2025 11:55 WIB
Gubernur: Borobudur Marathon masuk dalam Elite Label jadikan Jateng ikon marathon dunia
16 November 2025 17:35 WIB