Washington (ANTARA) - Harga rata-rata bensin di Amerika Serikat pada Jumat mencapai level tertinggi sejak Juli 2022, menurut data asosiasi otomobil Amerika AAA yang dikutip RIA Novosti.

Satu galon (3,8 liter) bensin jenis Regular naik lebih dari 9 sen dalam sehari dan kini mencapai 4,392 dolar AS (setara Rp76.000 dengan kurs 1 dolar AS=Rp17.300).

Menurut laman Badan Informasi Energi AS eia.gov, bensin jenis Regular yang dipasarkan di Abang Sam memiliki nilai oktan paling rendah yaitu 87 dibandingkan dua jenis yang lain yaitu Midgrade (89-90) dan Premium (91-94).

Sejak dimulainya operasi militer terhadap Iran, harga tersebut telah meningkat sebesar 1,41 dolar AS.

Rekor baru tercatat di California, di mana harga per galon mencapai 6,06 dolar AS (Rp104.800). Empat negara bagian lain—Washington, Oregon, Nevada, dan Hawaii—juga melampaui ambang 5 dolar AS.

Hanya di 13 negara bagian harga bensin masih di bawah 4 dolar AS per galon, dengan Georgia kini menjadi wilayah dengan harga termurah, yakni 3,802 dolar AS (Rp65.700) per galon, menggantikan posisi Oklahoma.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti