Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Kudus: Bulog gelontorkan 3.000 liter Minyakita menstabilkan harga

Rabu, 29 April 2026 20:50 WIB
Image Print
Seorang pedagang di Pasar Baru Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan minyak goreng berlabel Minyakita. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyebutkan Perum Bulog dijadwalkan segera menggelontorkan 3.000 liter minyak goreng berlabel Minyakita di pasar tradisional di daerah itu sebagai upaya untuk menstabilkan harga jual minyak goreng di pasaran.

"Rencananya, penggelontoran dilakukan Kamis (29/4) di Pasar Bitingan yang merupakan salah satu dari sembilan pasar di Jateng yang menjadi pasar pantauan," kata Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sonhaji di Kudus, Rabu.

Ia mengungkapkan penggelontoran minyak goreng berlabel Minyakita disebabkan karena hasil pantauan Tim Saber (Sapu bersih) Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat yang dipimpin Polres Kudus saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar tradisional memang menemukan adanya lonjakan harga minyak goreng.

Lokasi pemantauan, yakni di Pasar Baru dan Pasar Bitingan Kudus. Hasilnya, harga jual eceran minyak goreng berlabel Minyakita melebihi harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter atau kemasan.

Untuk itulah, kata dia, Perum Bulog menjadwalkan penggelontoran 3.000 liter minyak goreng di Pasar Bitingan, agar harga jualnya lebih stabil.

Tim yang turun ke lapangan, kata dia, selain dari Polres Kudus, ada dari Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Bulog, dan Dinas Pertanian dan Pangan.

Salah satu pedagang di Pasar Bitingan, Tutik Asiani mengakui minyak goreng terjadi kenaikan sejak beberapa hari terakhir.

Untuk Minyakita, kata dia, di pasaran memang di atas HET, karena minyak goreng merek lain juga mengalami kenaikan antara Rp2.000 hingga Rp4.000 per liternya.

Ali, salah satu warga Bae mengakui membeli minyak goreng berlabel Minyakita di pasaran secara eceran hingga Rp21.000 per kemasan isi 1 liter.



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026