Blora (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mencatat selama tahun 2025 realisasi pendapatan mencapai Rp72,7 miliar atau 108,5 persen dari rencana pendapatan.

"Realisasi penerimaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Cepu tahun 2025 tersebut, juga meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sekitar Rp59,9 miliar," kata Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu drg Wilys Yuniarti di Blora, Sabtu.

Ia mengungkapkan berdasarkan perbandingan data Triwulan IV 2024 dan Triwulan IV 2025, target pendapatan BLUD tercatat meningkat sekitar 8,9 persen.

"Realisasi pendapatan hingga akhir tahun bahkan mengalami peningkatan yang lebih signifikan, yakni sekitar 21,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujarnya.

Kontributor terbesar pendapatan berasal dari retribusi pelayanan kesehatan dengan realisasi sekitar Rp72,09 miliar atau 108,4 persen dari target.

Selain itu, pendapatan dari layanan BPJS juga mengalami pertumbuhan sekitar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan jasa giro mencatat peningkatan tertinggi hingga 324,2 persen.

Dalam analisis rata-rata pendapatan bulanan, pendapatan rumah sakit juga menunjukkan tren peningkatan. Jika pada tahun 2024 rata-rata pendapatan bulanan berada di kisaran Rp4,7 miliar maka pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar Rp5,7 miliar per bulan, dengan puncak pendapatan tertinggi terjadi pada September dan Desember 2025.

Untuk realisasi belanja mencapai sekitar 95,7 persen dari total pagu anggaran pada Triwulan IV Tahun Anggaran 2025.

"Berdasarkan laporan realisasi pendapatan dan belanja rumah sakit tersebut, sebagian besar sumber dana menunjukkan tingkat serapan yang cukup tinggi," ujarnya.

Wilys mengatakan pada sumber dana BLUD, realisasi belanja tercatat sekitar 95,8 persen dari pagu yang telah ditetapkan. Sementara itu, serapan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai sekitar 96,3 persen, sedangkan dari Bantuan Provinsi (Banprov) terealisasi sekitar 95,9 persen. Adapun realisasi dari Dana Alokasi Umum (DAU) tercatat sekitar 89,0 persen.

"Secara keseluruhan, tingkat realisasi belanja RSUD dr. R. Soeprapto Cepu mencapai 95,7 persen dari total pagu anggaran yang dialokasikan pada tahun anggaran 2025," ujarnya.

Paparan kinerja keuangan tersebut disampaikan manajemen RSUD dr. R. Soeprapto Cepu kepada Dewan Pengawas sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan anggaran dan peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.



Baca juga: Semen Gresik ikut berangkatkan mudik gratis ke Blora, Pati, dan Rembang