
Kecelakaan truk dan motor di Jalan Nasional Blora--Cepu

Blora (ANTARA) - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Nasional Blora–Cepu, tepatnya di Dukuh Ngawenan, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jumat. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, mengatakan kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp3 juta.
Kendaraan yang terlibat yakni truk nomor polisi S-8361-UW yang dikemudikan YA (29), warga Kabupaten Nganjuk. Kemudian sepeda motor Honda Vario K-3176-IY yang dikendarai JP (17), pelajar asal Kecamatan Sambong, Blora, berboncengan dengan AP (18). Serta sepeda motor Yamaha R15 K-5677-BW yang dikendarai EP (27), warga Kabupaten Rembang.
Berdasarkan keterangan awal, kata dia, kecelakaan bermula saat Yamaha R15 melaju dari arah utara ke selatan. Setibanya di tikungan letter S Kalimodang, pengendara diduga mengambil haluan terlalu ke kanan. Dari arah berlawanan melaju Honda Vario yang tengah berupaya mendahului truk. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, kedua pengendara sepeda motor terpental dan turut membentur badan truk. JP mengalami luka robek pada pelipis kanan dan diduga mengalami fraktur paha kanan.
AP mengalami luka robek pada bibir atas serta lecet pada lutut kiri. Sementara itu, EP mengalami luka robek pada pipi dan bibir atas serta diduga mengalami retak rahang kanan. Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi sadar.
Petugas Satlantas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
“Para korban telah dibawa ke RSUD Cepu untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Bayu.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut dan mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi tikungan dan ketika hendak mendahului kendaraan lain.
Pewarta: Gunawan
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
