Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyebutkan 79 peserta yang berasal dari sejumlah daerah ikut memeriahkan babak penyisihan Festival Balon 2026.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga Kota Pekalongan Retno Purnomo di Pekalongan, Selasa (24/3), mengatakan pada Festival Balon 2026 ini pihaknya mengusung tema Jaga Tradisi, Jaga Langit, Jaga Kota sebagai bentuk komitmen menjaga tradisi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
"Kami berharap melalui festival ini tidak ada lagi balon-balon yang diterbangkan secara liar maupun mengganggu area kelistrikan maupun jalur penerbangan," katanya.
Menurut dia, pelaksanaan festival balon ini dibagi dalam beberapa tahapan kompetisi yaitu secara teknis ada empat babak penyisihan dan satu babak grand final.
Babak penyisihan, kata dia, diselenggarakan di Lapangan Setono pada Senin (23/3) dan di Lapangan Sokoduwet, Selasa (24/3).
"Di setiap lokasi kegiatan penyisihan akan dipilih 10 tim terbaik untuk melaju ke babak puncak sehingga nanti pada grand final ada 40 tim," katanya.
Ia mengatakan babak grand final digelar pada 28 Maret 2026 di Stadion Hoegeng atau bertepatan dengan tradisi Syawalan. Momentum ini diperkirakan menarik antusias masyarakat dalam jumlah besar.
"Ajang budaya tahunan ini menjadi magnet masyarakat. Momentum ini diperkirakan menarik antusias masyarakat dalam jumlah besar.
Selain kompetisi, tambah dia, acara grand final Festival Balon 2026 juga akan dimeriahkan dengan kehadiran tim eksibisi dari Wonosobo yang siap menampilkan atraksi balon udara yang menarik.
Baca juga: Wonosobo menggelar festival balon udara di 9 kecamatan