Semarang (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Genuk Gebangsari 3 Semarang menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melatih kru menghadapi potensi kebakaran melalui pelatihan alat pemadam api ringan (APAR) dan general cleaning.
Kepala SPPG Genuk Gebangsari 3 Semarang Figo Rachmad Windiarto di Semarang, Senin, mengatakan pelatihan tersebut ditujukan kepada seluruh relawan dan staf dapur.
Menurut dia, kegiatan itu dalam rangka kesiapan keamanan dapur menjelang operasional di bulan suci Ramadhan dan menghadapi peralihan ke musim kemarau.
Ia menjelaskan pelatihan itu penting untuk relawan dan staf guna sigap pertolongan pertama kebakaran, misalnya di tempat mereka bekerja, yakni dapur SPPG.
Apabila ada potensi kebakaran di dapur, kata dia, para relawan dan staf dapat mengatasi kebakaran apinya tidak membesar malah padam.
"Pelatihan ini membekali keterampilan relawan dan staf menanggulangi kebakaran di dapur," katanya.
Ahmad Salim, pembina Yayasan Nurul Burhan Arrabani (Nurbani) yang menaungi SPPG Kota Semarang Genuk Gebangsari 3 mengapresiasi kegiatan tersebut.
Ia mengatakan pelatihan tersebut nantinya diadakan di seluruh dapur SPPG di bawah naungan yayasan.
"Pelatihan APAR dan general cleaning ini nantinya diadakan di seluruh dapur SPPG kita. SPPG Kota Semarang Genuk Gebangsari 3 sebagai percontohan untuk dapur SPPG lain dari yayasan kami," katanya.
Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan mengapresiasi dapur SPPG dengan permintaan pelatihan tersebut.
Menurut dia, dapur SPPG yang setiap harinya memasak menyediakan makan untuk program makan bergizi gratis (MBG) tentu berpotensi risiko kebakaran.
"Pelatihan APAR dan general cleaning untuk relawan dan staf dapur SPPG mengurangi potensi kebakaran saat operasionalnya," katanya.
Baca juga: Bupati: Kudus memiliki 92 SPPG untuk percepat distribusi Program MBG