Solo (ANTARA) - Galeri Lokananta di Solo, Jawa Tengah menggelar pameran Musik Miles Films: 30 Tahun Mendengar Terdengar dalam rangka perayaan tiga dekade perjalanan kreatif rumah produksi film tersebut.
CEO Lokananta Wendi Putranto pada pembukaan pameran, Senin mengatakan pameran ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Lokananta.
“Setelah 1,5 tahun kami meyakinkan Mas Riri (Riri Riza) dan Mbak Mira, waktu itu Mas Riri ke Lokananta dan posting di instagram bahwa kagum dengan Lokananta,” katanya.
Ia berharap pameran tersebut bisa menjadi momentum untuk bisa mengenalkan Lokananta ke generasi muda.
“Di sepanjang tahun 2025 ada sekitar 100.000 pengunjung, 80 persennya merupakan Generasi Z,” katanya.
Creative Director Miles Films Riri Riza mengatakan musik dalam film
memegang peran penting sebagai elemen yang menyatu dengan dialog dan desain
suara, membangun emosi, dan ritme serta mendukung adegan.
“Nada-nada dalam film-film Miles bukan sekadar pelengkap, melainkan juga unsur penting yang membentuk pengalaman emosional penonton dan menandai zamannya,” katanya.
Ia mengaku senang dengan pelaksanaan pameran tersebut di Galeri Lokananta mengingat Lokananta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari musik Indonesia.
“Miles didirikan oleh Mira Lesmana, dia lahir di keluarga musisi. Lokananta sendiri merupakan bagian tidak terpisahkan dari musik Indonesia. Maka kami senang rumah produksi film dapat tempat khusus untuk mengadakan dengan sebuah lembaga yang sangat penting untuk musik di Indonesia,” katanya.
Mira Lesmana mengatakan pencarian musik untuk film adalah sebuah proses panjang.
“Yang dilakukan sejak awal menggagas film
dengan berkolaborasi bersama musisi. Bersama-sama kami melalui proses belajar dan melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan bentuk musik yang dapat
memperkuat film sekaligus bermakna sebagai karya musik itu sendiri,” katanya.
Ia berharap lewat jejak bunyi, nada, dan gambar yang ditampilkan dalam pameran ini dapat menarik publik untuk berkunjung.
“Publik yang berkunjung bisa merasakan semangat kami dalam berkarya, bagaimana perjalanan kreatif ini proses yang menantang sekaligus menyenangkan,” katanya.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi kontribusi Miles Films yang dinilainya memiliki peran penting dalam membentuk karakter perfilman nasional.
Ia mengatakan selama 30 tahun, karya-karya Miles Films tidak hanya menghadirkan hiburan tetapi juga pesan edukatif dan identitas budaya yang kuat.
“Acara 30 tahun Miles Films dengan peran para pelaku kreatif yang luar biasa telah menghasilkan film dan karya-karya hebat. Mulai dari Petualangan Sherina yang sarat nilai edukasi dengan balutan film musikal,” katanya.
Sementara itu, pameran tersebut terbuka untuk pengunjung umum. Pameran digelar sampai dengan September 2026.